LUTRA, BB — Pasca pilkada serentak 2020 di kabupaten Luwu Utara, dan adanya kelompok orang tak dikenal melakukan pembakaran rumah dan mobil, di Kecamatan Bone-bone, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada Jumat sekitar Pukul 01:30 Wita.
Kejadian tersebut mengakibatkan sebanyak dua unit mobil dan satu rumah nyaris di bakar orang tak dikenal (OTK)
Kapolres Luwu Utara AKBP Irwan Sunuddin mengatakan bahwa kronologis kejadian pembakaran terjadi di 3 TKP mengakibatkan 2 unit mobil terbakar 1 rumah nyaris terbakar.
“Jadi Kejadian pertama itu dirumahnya pak fajar Bone-bone, di Desa Pantoloan, sekitar pukul 01: 45. Pemilik rumah mendengar alarm mobilnya berbunyi. mendengar mobilnya bunyi, beliau keluar dari rumah dan melihat kondisi mobilnya sudah terbakar yaitu jenis mobil Avanza,” kata Irwan, saat di temui rujabnya.
Irwan menambahkan untuk TKP ke dua terjadi di daerah Sidomukti, 1 rumah yang nyaris dibakar, sekitar pukul 02.42 Wita.
“Ada bekas kain yang bercampur dengan cairan yang mudah terbakar, beruntungnya dapat dipadamkan masyarakat setempat. Untuk TKP ke Tiga sebuah mobil grandmax juga turut terbakar milik bapak Fandi terbakar habis,” tambahnya.
Kapolres Luwu Utara menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti serta mengantongi beberapa nama atas kejadian tersebut.
“Jadi kita sudah lakukan olah TKP, memeriksa beberapa saksi, mengumpulkan barang bukti dan mengambil rekaman sisi tv, jadi kita sudah mengantongi beberapa nama dari keterangan saksi yang kami kumpulkan dan berapa alat bukti lainnya,” ungkap Irwan.
Pasca kejadian tersebut Polres Luwu Utara tentunya memperkuat penjagaan dengan menambah personil di wilayah Bone-bone.
“Ini masih tahapan proses perhitungan di PPK, jadi kami perbanyak personil untuk mengantisipasi situasi Kamtibmas, jadi sekarang kita tambah personil di wilayah Bone-bone,” ucap Kapolres.
Secara umum kondisi Luwu Utara saat ini masih relatif kondusif terkait dengan kondisi pilkada. (Ahmad Kaisar)