PAREPARE, BB — Hamsa Musa seorang Kakek di Jalan Petta Unga Kota Parepare hanya bisa terbaring lemas sesekali ia meringis kesakitan. Kondisi kakek ini sangat memprihatinkan akibat penyakit ginjal dan kulit yang dideritanya. Bukannya Kekek ini dengan sekian lama berjibaku dengan penyakitnya. Namun ia sangat ingin mengobati penyakitnya. Hanya saja ia tak memiliki biaya.
Dillah Faradillah seorang warganet setelah mengetahui kakek miskin yang menderita sakit itu. Ia lalu mendatanginya untuk memastikan informasi yang diperolehnya dari media sosial. Dillah juga mendengar cerita pihak keluarga sang kakek yang ditemani istrinya.
Menurut Rukia istri Kakek Hamsa pihaknya sangat ingin mengobati penyakit suaminya. Bahkan saat mengetahui adanya Program Keluarga Harapan (PKH) Pemerintah Kota Parepare dengan penuh harapan pihaknya bisa mendapat perhatian. Namun sayang pasangan suami istri (pasutri) miskin ini tak mendapat sentuhan Program Pemkot Parepare itu.
Tidak hanya itu kata Rukiah sebuah program bantuan pangan bersyarat diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia berupa penjualan beras di bawah harga pasar (raskin) iapun tak disentuh.
“Namanya program pemerintah terhadap orang miskin itu sangat membantu dan kami sangat harapkan itu. Namun sepertinya bukan rezeki saya. Biarlah tidak apa-apa. Kami hanya berdoa dan berusaha saja meski saya seorang wanita uzur. Tapi Tuhan itu Maha Tahu, doa hambanya akan terdengar dan akan menitip kepada hambanya yang lain,” ujarnya seraya sambil mengusap air matanya, rabu (3/4/2019) kemarin.
Doa dan usaha Nenek miskin ini petanda jika Tuhan itu Maha Tahu dan mengutus hambanya sehingga informasi dari media sosial (medsos) hingga Kakek dan Nenek ini mendapat perhatian oleh sosok perempuan dari warganet.
“Seorang perempuan sangat penyayang karena kita ini lahir dari rahim ibu. Dia Nenek Rukia dengan usianya sudah uzur mencari biaya hidup hanya untuk beli obat suaminya yang terbaring lemas, sementara buat makan saja tidak cukup. Saya sangat miris melihat kehidupan pasangan suami istri itu sehingga memberikan bantuan, setidaknya meringankan beban penderitaannya,” kata Dillah Faradillah.
Kendati berharap semoga masyarakat yang mengetahui kabar ini dapat mengulurkan tangan, agar dapat meringankan beban hidup penderitaan Kakek Hamsa Musa dan bisa berobat ke Rumah sakit dan mendapatkan tindakan medis secepatnya.
“Kepada Dermawan yang bersimpatih dan berkenang hatinya silahkan menghubungi Via Ponsel ini 085342384355 atau ada yang ingin melihat langsung dan berkunjung ke rumah Kakek Hamsa Musa lokasinya dekat TPI Parepare,” cetusnya.
Penulis : Udin
Editor : Arjuna Sakti