BERITABERSATU.COM, SINJAI – Merespons ancaman kasus Flu Burung (Avian Influenza) yang mulai terdeteksi pada ternak unggas di beberapa titik, Pemerintah Kabupaten Sinjai langsung tancap gas. Langkah taktis ini diwujudkan lewat Rapat Koordinasi Lintas Sektoral bareng Forkopimda yang dipimpin langsung oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, di Command Center Sinjai pada Kamis malam.
Pertemuan mendadak tersebut berfokus menyusun strategi kilat penanganan dan pengawasan, termasuk memperluas jangkauan antisipasi ke sektor peternak ayam broiler.
Bupati Ratnawati memberikan apresiasi atas gerak cepat dinas terkait yang langsung terjun ke lapangan untuk melancarkan eksekusi penanganan awal.
“Penyemprotan sudah dilakukan dan obat untuk ternak unggas yang terindikasi kasus Flu Burung juga sudah diberikan sebagai langkah awal dari bentuk penanganan. Untuk sementara, kondisi ini kita anggap cukup dan terkendali,” tegas Bupati Ratnawati.
Tak berhenti di situ, Bupati meminta seluruh jajaran dari tingkat kabupaten hingga desa untuk memperketat radar pemantauan di area masing-masing. Sinjai ingin memastikan setiap temuan baru di lapangan bisa dieksekusi tanpa jeda.
“Kita ingin setiap perkembangan di lapangan bisa segera diketahui dan ditindaklanjuti. Karena itu, masing-masing unsur harus mengambil peran sesuai tugasnya,” tambahnya.
Di sisi lain, Bupati Ratnawati juga menenangkan para pelaku usaha peternakan agar tidak terseret kepanikan massal. Peternak diimbau tetap tenang sembari disiplin menerapkan prosedur keamanan ternak.
“Untuk para peternak, saya minta jangan panik. Tetap tenang, ikuti langkah penanganan yang sudah dilakukan. Kalau ada perkembangan di lapangan, segera sampaikan kepada petugas,” pesannya.
Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, edukasi masif mengenai penanganan Flu Burung dan jalur pelaporan darurat akan terus digencarkan ke masyarakat luas.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, para Kepala Perangkat Daerah, Camat, hingga Lurah se-Kabupaten Sinjai yang siap siaga menjaga kondusifitas wilayah. (Adv)