Pintu Mandiri Penyandang Disabilitas di Sinjai Terbuka: Pemkab dan Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Tahap II

by Syamsuddin
0 comments

BERITABERSATU.COM, SINJAI – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam menghadirkan kesetaraan dan kemandirian bagi warga berkebutuhan khusus kembali diwujudkan. Mewakili Bupati Sinjai, Sekretaris Daerah (Sekda) Andi Jefrianto Asapa menyerahkan secara simbolis Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI kepada para penyandang disabilitas di Kantor Dinas Sosial Sinjai, Rabu (5/8/2026).

Penyaluran ini merupakan tahap kedua dari rangkaian usulan Pemkab Sinjai ke Kemensos RI. Sebanyak 36 penerima manfaat di lima kecamatan—Sinjai Selatan, Sinjai Tengah, Sinjai Barat, Bulupodo, dan Borong—menerima paket bantuan yang dirancang spesifik sesuai hasil asesmen pekerja sosial.

Bantuan yang digelontorkan amat beragam dan menyasar kebutuhan mendasar hingga pemberdayaan ekonomi. Mulai dari pemenuhan kebutuhan hidup layak, paket kebersihan diri, alat bantu mobilitas seperti tongkat netra, kruk, dan kursi roda, hingga modal usaha produktif berupa ternak ayam dan kelontong.

Sekda Sinjai Andi Jefrianto Asapa, yang didampingi Plt. Kepala Dinas Sosial Andi Tenri Rawe Baso, menegaskan bahwa penyandang disabilitas adalah bagian tak terpisahkan dari roda pembangunan yang berhak atas kesempatan hidup layak dan mandiri.

“Bantuan ini wujud nyata sinergi pusat dan daerah. Kami ingin memotivasi para penerima manfaat untuk terus berdaya, melampaui keterbatasan, dan membuktikan bahwa penyandang disabilitas mampu berdaya saing serta berkontribusi nyata di masyarakat,” ujar Andi Jefrianto.

Perwakilan Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kemensos RI, Sri Nursanti, menjelaskan bahwa program ini menindaklanjuti permohonan Bupati Sinjai. Sebelumnya, Sentra Pangurangi telah menyalurkan bantuan serupa kepada 43 penerima manfaat pada awal Juli 2026.

Untuk mempermudah para penerima, Kemensos bersama Dinsos Sinjai menerapkan metode jemput bola (door-to-door). Dari total 36 sasaran, penyerahan secara simbolis dilakukan kepada sembilan orang di lokasi acara. Sisanya diantarkan langsung ke rumah masing-masing, terutama bagi penerima bantuan berukuran besar atau terkendala akses mobilitas.

“Alat bantu maupun paket kewirausahaan disesuaikan dengan kondisi fisik dan lingkungan tempat tinggal warga agar manfaatnya optimal,” jelas Sri Nursanti.

Dalam kesempatan tersebut, Kemensos juga mendorong Pemkab Sinjai untuk mempercepat pendataan warga disabilitas ke dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta penerbitan Kartu Penyandang Disabilitas. Langkah ini merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2026 tentang konsesi dan insentif perusahaan, guna menjamin kemudahan akses bagi warga disabilitas di sembilan sektor pelayanan publik.

Acara penyerahan bantuan turut dihadiri oleh jajaran pejabat Pemkab Sinjai, di antaranya Kepala Bappeda Haerani Dahlan, Kadis PMD Yuhadi Samad, Kadis Dukcapil Andi Reza Amran, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Andi Muhammad Idnan, serta para kepala desa dari wilayah penerima manfaat. (Adv)

You may also like