BERITABERSATU.COM, MAKASSAR — Komitmen Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam memperluas dan meratakan akses pendidikan berkualitas kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Pemkab Sinjai berhasil menyabet penghargaan Terbaik III kategori Akses terhadap Layanan Pendidikan pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi.
Penghargaan prestisius yang digagas oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Djamari Chaniago, dengan didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Hotel Claro Makassar, Jumat (18/9/2026) malam.
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menerima langsung penghargaan tersebut didampingi Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Haerani Dahlan, Inspektur Inspektorat Agung Prayogo, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Abdul Aziz.
Dalam kategori ini, Kabupaten Sinjai berada di posisi ketiga di bawah Kabupaten Enrekang (Terbaik I) dan Kabupaten Morowali Utara (Terbaik II). Atas raihan berprestasi ini, Pemkab Sinjai juga diganjar dukungan insentif fiskal senilai Rp1 miliar yang akan dialokasikan untuk memperkuat berbagai program pendidikan di wilayah Sinjai.
Penilaian pada kategori Akses terhadap Layanan Pendidikan ini mencakup berbagai indikator krusial, mulai dari pemerataan tenaga pengajar (guru), penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, capaian tingkat literasi dan numerasi, hingga partisipasi aktif masyarakat.
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh insan pendidikan serta elemen masyarakat Sinjai yang terus bersinergi.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan seluruh masyarakat. Semoga capaian ini menjadi pemicu untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menghadirkan terobosan yang berdampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Sinjai ke depannya,” ujar Ratnawati.
Prestasi ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Sinjai dalam mengusung visi “Ramah Pendidikan”. Salah satu terobosan konkret yang dihadirkan adalah program Sekolah Rakyat berkonsep boarding school. Inovasi ini dirancang khusus untuk memangkas kendala geografis dan jarak bagi anak-anak di wilayah pelosok agar tetap mendapatkan hak pendidikan yang layak dan merata.
Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 merupakan ajang penghargaan nasional berbasis kinerja dan inovasi yang diselenggarakan Kemendagri di enam regional: Sumatera, Kalimantan, Jawa-Bali, Sulawesi, Maluku-Nusa Tenggara, dan Papua.
Khusus untuk Regional Sulawesi, penilaian berfokus pada empat sektor strategis, diantaranya Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Akses terhadap Layanan Pendidikan, Implementasi Program 3 Juta Rumah, dan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. (Adv)