Nurhadi Serap Aspirasi Lewat Mancing Gratis, Warga Blitar Bawa Pulang Lele hingga Kambing 

by Fauzan
0 comments

Beritabersatu.com, Blitar – Cara unik dipilih Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, untuk menjaring aspirasi masyarakat. Alih-alih menggelar dialog di ruang pertemuan, ia mengemas kegiatan bertajuk Serap Aspirasi & Mancing Rezeki di Lapangan Sidomulyo, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Minggu (26/7/2026).

Sejak pagi, kawasan acara dipenuhi masyarakat dari berbagai desa. Warga tidak hanya memanfaatkan kesempatan bertemu langsung dengan wakil rakyat, tetapi juga menikmati lomba memancing gratis yang menjadi daya tarik utama kegiatan tersebut.

Panitia menebar sekitar 4 kuintal ikan lele ke kolam pancing. Seluruh peserta diperbolehkan membawa pulang hasil tangkapannya tanpa dikenai biaya, sehingga suasana berlangsung meriah dan penuh antusiasme.

Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya berbagai hadiah. Empat ekor kambing disiapkan sebagai hadiah utama, disusul tujuh ekor entok serta beragam doorprize yang dibagikan kepada peserta beruntung.

Nurhadi mengatakan konsep tersebut sengaja dibuat berbeda agar masyarakat lebih nyaman berdialog. Menurutnya, suasana santai mampu mencairkan komunikasi sehingga warga tidak sungkan menyampaikan berbagai persoalan maupun usulan yang mereka rasakan.

“Kita ingin masyarakat bertemu wakil rakyatnya dalam suasana yang menyenangkan. Mereka bisa terhibur, membawa pulang ikan, sekaligus berkesempatan mendapatkan hadiah,” ujar Nurhadi.

Selain menyediakan arena memancing, panitia juga membagikan sarapan gratis kepada seluruh warga yang hadir. Peserta yang mengikuti kegiatan berasal dari berbagai latar belakang, mulai kelompok tani, mantan pekerja migran Indonesia (PMI), hingga masyarakat umum.

Sebelum acara dimulai, Nurhadi lebih dahulu menyusuri permukiman warga bersama sekelompok pengamen. Namun aksi tersebut memiliki tujuan berbeda. Jika biasanya pengamen datang untuk menerima uang, kali ini mereka justru bernyanyi sambil membagikan paket sembako kepada warga.

“Biasanya pengamen meminta uang. Kali ini kami justru datang membawa hiburan sekaligus membagikan sembako kepada warga,” katanya.

Ia berharap pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat seperti ini dapat terus dilakukan agar aspirasi warga tersampaikan secara langsung, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang dinilainya masih menantang.

Ketua Panitia, Hadi Wiyono, mengungkapkan jumlah peserta yang datang jauh melampaui perkiraan. Untuk mengakomodasi tingginya animo masyarakat, panitia membagi lomba memancing menjadi tiga sesi dengan sekitar 200 peserta pada setiap sesi.

Panitia juga menyiapkan kejutan berupa dua ikan lele bertanda pita. Peserta yang berhasil memperoleh lele berpita biru berhak membawa pulang seekor kambing, sedangkan penangkap lele berpita kuning mendapatkan hadiah seekor entok.

Menurut Hadi, total masyarakat yang hadir diperkirakan mencapai sekitar seribu orang. Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin karena dinilai mampu mempererat silaturahmi sekaligus menghadirkan hiburan bagi warga.

Salah seorang peserta, Agus, mengaku puas mengikuti kegiatan tersebut. Selain berhasil memperoleh lebih dari satu kilogram ikan lele, ia juga membawa pulang hadiah seekor entok.

“Alhamdulillah dapat entok, lelenya juga lebih dari satu kilogram. Matur suwun Pak Nur,” ucap Agus dengan wajah sumringah.(zan)

You may also like