PEMALANG,BB – Seleksi Calon Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang memasuki tahap krusial atau tahap wawancara akhir.
Ada 5 nama dipanggil oleh panitia seleksi (pansel) untuk wawancara langsung Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Wawancara akhir itu dilaksanakan di Hotel Arrus, Jalan Dr. Wahidin No. 116, Jatingaleh, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Kamis 2 April 2026.
Adapun ke lima nama calon Direktur Utama PDAM Tirta Mulia Kabupaten Pemalang tersebut yakni, Budi Harsudiono Seto Aji, Brahmono Weko Pujiono, Farkhan Hilmie, Iskandar, serta Mohammad Indra Gunawan.
Momentum pelaksanaan seleksi tersebut juga dibagikan melalui akun Instagram resmi milik bupati, @anom_widiyantoro.
Dalam unggahannya, Anom Widiyantoro menegaskan arah kebijakan yang diharapkan dari calon pimpinan BUMD itu.
“Fokus kita jelas yakni lnovasi distribusi, kualitas air, dan kepuasan pelanggan.” tulis @anom_widiyantoro.
Tak hanya itu, Anom Widiyantoro pun menekankan pentingnya sosok pemimpin yang tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi mampu memberikan solusi konkret di lapangan.
“Saya ingin memastikan pemimpin Tirta Mulia ke depan adalah sosok yang tidak hanya bekerja di balik meja, tapi mampu menghadirkan solusi nyata di lapangan.” tegasnya.
Sebagai informasi, sebelumnya enam orang kandidat Direktur Utama PDAM Pemalang dinyatakan memenuhi syarat dalam tahapan seleksi administrasi dan berhak melaju ke tahap berikutnya, yakni Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
Hasil tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor 900.1.13.2/26/PANSELDIRUTPERUMDA/III/2026 yang diterbitkan di Pemalang pada Rabu 25 Maret 2026.
Pengumuman ini sekaligus menandai berakhirnya tahap awal dalam proses penjaringan calon pimpinan perusahaan daerah di sektor air minum tersebut.
Berdasarkan keputusan Pansel Nomor 900.1.13.2/18/PANSELDIRUTPERUMDA/III/2026, enam peserta yang lolos seleksi administrasi diumumkan secara abjad adalah sebagai berikut.
1. Amir Tohari
2. Brahmono Weko Pujiono
3. Budi Harsudiono Seto Aji
4. Farkhan Hilmie,
5. Iskandar
6. Mohammad Indra Gunawan.