PEMALANG,BB — Konser amal dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang untuk korban bencana wilayah selatan Pemalang berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 152 juta
Konser amal yang digelar selama tiga hari tersebut berlangsung di Alun-alun Kabupaten Pemalang mulai pada 29 hingga 31 Januari 2026 itu menelan anggaran Rp 980 juta.
“Untuk per hari ini donasi terkumpul sebesar Rp 152 juta. Dari donasi ini kebanyakan dari teman-teman OPD sedangkan donasi yang masuk diacara konser sangat sedikit sekali,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin melalui via cellular, Senin (2/2/2026).
Agus menjelaskan, dari dana tersebut akan disalurkan setelah ada persetujuan dari Bupati Pemalang untuk mendukung upaya pemulihan wilayah terdampak bencana di wilayah selatan Pemalang.
“Open donasi masih dibuka hingga 7 Februari 2026 mendatang,” ungkapnya.
Menurutnya, donasi tersebut nantinya akan difokuskan untuk perbaikan jembatan yang rusak dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Pulosari.
“Nantinya donasi itu peruntukan akan kita akan publikasi ke masyarakat,” kata Agus.
Diberitakan sebelumnya, Perhelatan konser musik yang bertajuk konser amal puncak perayaan Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang menelan anggaran Rp 980 juta menuai kritik.
Anggaran tersebut dinilai pemborosan dan tidak mencerminkan kepekaan sosial ditengah kondisi masyarakat Kabupaten Pemalang yang saat ini masih berjuang melakukan pemulihan pasca bencana.
“Pejabat Pemkab Pemalang tidak memiliki Sense of Crisis artinya kepekaan atau rasa kepedulian yang tajam terhadap situasi darurat dengan kondisi masyarakat yang lagi terkena bencana,” ujar salah satu tokoh masyarakat Pemalang, Budi Rahardjo, Minggu (1/2/2026).
Mantan Sekda Pemalang 8 tahun itu, sebelumnya sudah mengingatkan agar perhelatan konser musik tersebut dihentikan atau ditiadakan. Mengingat kondisi masyarakat di Pemalang Selatan dan Utara masih terdampak musibah bencana.
“Saya sudah pernah usul agar konser musik itu dibatalkan tapi katanya konser musik diubah menjadi konser amal,” ungkapnya.
“Kalo biaya konser amal saja telan anggaran Rp 980 juta terus donasi diperoleh dari penonton konser yang diperoleh apakah lebih banyak atau setidaknya sebanding,” sambungnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ( Bakesbangpol) Pemalang, Joko Ngatmo memberikan penjelasan terkait besaran alokasi anggaran konser musik tersebut.
“Untuk alokasi anggaran konser amal itu diperkirakan kurang dari Rp 1 miliar,” ungkapnya.
Salah satu poin krusial yang diklarifikasi Joko adalah besaran donasi penonton dari konser amal tersebut.
“Besok kita akan buka ke publik jumlah donasi yang masuk, ini kita masih koordinasi dengan BPBD,” ungkapnya.(*)