Akselerasi Pembangunan Daerah, Pemkab Sinjai Gandeng UIN Alauddin Makassar Lewat Tri Dharma Perguruan Tinggi

by Syamsuddin
0 comments

BERITABERSATU.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kabupaten Sinjai memperkuat kemitraan strategis dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar untuk mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, bersama Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, di Gedung Rektorat Kampus 2 UIN Alauddin, Samata, Kabupaten Gowa, Selasa (20/10/2026).

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan keahlian akademik, hasil penelitian, dan inovasi. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pencapaian visi pembangunan Kabupaten Sinjai 2025–2030, yakni “Masyarakat Sinjai yang Maju, Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan”.

“Kerja sama ini mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. UIN Alauddin juga memiliki hubungan yang erat dengan Sinjai, terlihat dari banyaknya putra-putri daerah yang menempuh pendidikan di kampus tersebut, bahkan sebagian kini mengabdi sebagai dosen dan tenaga kependidikan,” ujar Ratnawati.

Ia berharap kemitraan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sinjai.

Sementara itu, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, menyebut Sinjai sebagai salah satu daerah penyumbang mahasiswa dalam jumlah besar bagi kampus yang dipimpinnya. Tingginya jumlah mahasiswa asal Sinjai menunjukkan kuatnya partisipasi masyarakat daerah tersebut dalam pendidikan tinggi, sekaligus mempererat hubungan kedua belah pihak.

“Tanpa UIN, Sinjai tetap ada. Namun, tanpa Sinjai, UIN belum tentu berkembang seperti sekarang,” ungkap Hamdan.

Pernyataan tersebut menegaskan hubungan timbal balik antara kedua pihak, terutama dalam pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia. Bagi Pemerintah Kabupaten Sinjai, kedekatan tersebut menjadi modal untuk memperluas kolaborasi yang berorientasi pada kebutuhan pembangunan daerah.

Sebagai tindak lanjut, Bupati berharap kerja sama ini dapat diwujudkan melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik, penelitian terapan, serta pendampingan masyarakat secara berkelanjutan. Melalui program tersebut, dosen dan mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam mengidentifikasi potensi daerah, mengkaji persoalan masyarakat, serta memberikan rekomendasi dan pendampingan sesuai kebutuhan di lapangan.

Penandatanganan kerja sama ini turut disaksikan oleh Staf Ahli Bidang Sosial dan SDM, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, kepala perangkat daerah teknis terkait, Kepala Bagian Hukum, dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Sinjai, serta jajaran pejabat UIN Alauddin Makassar. (Adv)

You may also like