Ratusan Peserta Unjuk Kebolehan di MTQ XXXII Tulungagung, Ahmad Baharudin Tekankan Pesan Sportivitas dan Ukhuwah

by Syamsuddin
0 comments

BERITABERSATU.COM, TULUNGAGUNG – GOR Lembu Peteng Tulungagung bergema oleh lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an pada Jumat (4/9/2026) malam. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII Tingkat Kabupaten Tulungagung Tahun 2026 resmi dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin.

Ajang bernuansa religius yang berlangsung selama tiga hari, 4–6 September 2026, ini diikuti oleh ratusan kontingen dari 19 kecamatan se-Kabupaten Tulungagung. Sebanyak 17 cabang dan golongan diperlombakan untuk menguji kedalaman ilmu serta keindahan lantunan ayat Al-Qur’an para peserta.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Ahmad Baharudin menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang unjuk kebolehan untuk mengejar gelar juara. Menurutnya, momentum ini merupakan sarana krusial untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat.

“Al-Qur’an tidak cukup hanya dibaca atau dilantunkan dengan suara yang indah. Nilai-nilai di dalamnya harus dipahami, dihayati, dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ahmad Baharudin di hadapan para peserta dan tamu undangan.

Ia menambahkan, kemenangan sejati dalam MTQ adalah ketika para peserta mampu mentransformasi diri menjadi pribadi yang lebih dekat dengan Al-Qur’an dan berakhlak mulia setelah kompetisi usai.

Di tengah derasnya arus informasi dan pesatnya perkembangan teknologi, Ahmad Baharudin turut menyoroti tantangan moral yang dihadapi generasi muda. Ia mengingatkan bahwa kemajuan digital membawa dampak ganda yang perlu disikapi secara bijak.

Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen mencetak generasi yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara spiritual. Al-Qur’an diharapkan menjadi kompas moral agar pemuda mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif.

Selain itu, Plt Bupati mengapresiasi kerja keras para guru, ustaz-ustazah, lembaga pendidikan Al-Qur’an, LPTQ, hingga orang tua yang tiada henti membina para calon generasi Qur’ani. Ia berpesan agar pembinaan para qari, hafiz, hingga mufassir tidak berhenti saat panggung MTQ usai.

“Pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan dan terarah agar makin banyak generasi Qur’ani yang lahir dan mampu mengharumkan nama Tulungagung di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” tegasnya.

Kepada para dewan hakim, ia menitipkan pesan agar menjalankan tugas secara objektif, jujur, dan profesional. Sementara kepada para peserta dari 19 kecamatan, Ahmad Baharudin mengucapkan selamat berlomba dengan menjunjung tinggi sportivitas dan ukhuwah Islamiyah.

Dengan menekan tombol sirine dan memohon ridha Allah SWT, MTQ XXXII Kabupaten Tulungagung 2026 resmi dimulai, menandai langkah baru dalam memperkuat syiar Islam dan kerukunan di Bumi Lembu Peteng. (Tri)

You may also like