BERITABERSATU.COM, Pemalang – Kontestasi Pilkades serentak 2026 di Kabupaten Pemalang mulai memanas. Putri Ambarwati resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Cibiyuk, Kecamatan Ampelgading.
Putri mengembalikan formulir pendaftaran sekaligus menyerahkan berkas persyaratan pencalonan kepada panitia Pilkades Cibiyuk, Jumat (4/9/2026).
Kedatangannya disambut panitia Pilkades. Putri datang dengan membawa gagasan yang dirangkum dalam tagline “AMBAR”, akronim dari Aman, Maju, Bahagia, Amanah, dan Religius.
Tak hanya slogan, Putri juga membawa lima misi yang disebutnya sebagai “5 M” sebagai arah program jika nantinya dipercaya masyarakat memimpin Desa Cibiyuk.
Pertama, keamanan. Putri berkomitmen memperkuat keamanan dan kerukunan warga sekaligus mencegah tindak kriminalitas melalui penguatan kembali kegiatan sistem keamanan lingkungan (siskamling) di setiap RW.
Kedua, memajukan perekonomian. Salah satu fokusnya adalah mendorong pembangunan infrastruktur, khususnya jalan desa, yang dinilai menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas dan perekonomian masyarakat.
Ketiga, meningkatkan kesejahteraan. Putri ingin mendorong pemberdayaan potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ada di desa agar masyarakat dapat berkembang secara mandiri.
Keempat, menjaga amanah. Ia menjanjikan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dengan membuka informasi kepada masyarakat secara jujur dan jelas.
“Amanah itu harus dijaga. Masyarakat berhak mengetahui informasi secara transparan, jujur dan jelas, tanpa ada yang ditutupi,” tegas Putri usai penyerahan berkas formulir pendaftaran, Jumat (4/9/2026).
Kelima, memperkuat nilai keagamaan. Putri ingin menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam bersikap dan bertindak, sekaligus menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Desa Cibiyuk.
Lima misi tersebut menjadi bagian dari tawaran Putri kepada masyarakat dalam menghadapi Pilkades serentak 2026.
Dengan tagline “AMBAR”, Putri ingin membawa pesan bahwa pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga keamanan, kesejahteraan, transparansi pemerintahan, serta kehidupan masyarakat yang harmonis dan religius.
Nama Putri Ambarwati sendiri sebelumnya sempat menjadi perhatian publik di Kabupaten Pemalang. Namanya pernah ramai diperbincangkan dan dikaitkan dengan pemberitaan mengenai kasus yang menyeret Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Jakarta.
Namun, dalam kontestasi Pilkades Cibiyuk 2026, Putri kini memilih tampil sebagai kandidat dengan membawa visi dan program yang ditawarkan langsung kepada masyarakat.
Pilkades pun menjadi arena pembuktian apakah tagline “AMBAR” dan “5 M” mampu merebut kepercayaan warga Cibiyuk.
Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Cibiyuk, Tito Dwi Yudo Priyambodo, mengatakan hingga batas waktu pendaftaran terdapat lima bakal calon yang telah mengembalikan formulir pendaftaran.
Menurut Tito, dari lima bakal calon tersebut, empat di antaranya telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi. Sementara batas akhir pengembalian formulir ditetapkan pada hari ini hingga pukul 14.00 WIB.
“Untuk bakal calon, sudah ada lima yang mengembalikan formulir. Dari lima bakal calon tersebut, empat sudah memenuhi persyaratan 100 persen. Sedangkan batas terakhir pengembalian formulir hari ini sampai pukul 14.00 WIB,” ujar Tito.
Tito menambahkan, khusus berkas pendaftaran Putri Ambarwati, panitia telah melakukan pemeriksaan administratif. Hasilnya, persyaratan yang diajukan dinyatakan telah terpenuhi sebesar 80 persen.
“Untuk pengembalian formulir atas nama Putri Ambarwati, secara administratif berkasnya dinyatakan 80 persen dan sah sebagai bakal calon Kepala Desa Cibuyuk,” tegasnya.(*)