PEMALANG,BB – Menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pemalang, dinamika suksesi kian terasa. Dikabarkan ada tiga figur yang dinilai memiliki peluang dalam bursa calon ketua DPC PKB Pemalang.
Muscab PKB Pemalang dijadwalkan digelar pada Jumat, 17 April 2026 di Hotel Regina, Pemalang. Forum itu akan menentukan arah kepemimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Pemalang untuk lima tahun ke depan.
Rencana pelaksanaan Muscab sebelumnya telah disampaikan Ketua DPC PKB Pemalang, Iskandar Ali Syahbana, dalam acara halal bihalal Keluarga Besar PKB-NU Pemalang di Hotel The Winner, Sabtu, 4 April 2026.
Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan adanya perubahan mekanisme pemilihan ketua DPC. Jika sebelumnya dilakukan melalui voting oleh Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC), kini kewenangan tersebut berada di tingkat pusat.
“Muscab yang saat ini dirubah AD/ART-nya, bahwa calon ketua DPC PKB ini dipilih oleh ketua DPP PKB,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB telah lebih dahulu melakukan proses penjaringan bakal calon ketua DPC. Tahapan tersebut berlangsung sejak 20 Februari hingga 7 Maret 2026.
“Tanggal 8 nama itu sudah dikantongi DPP PKB, nanti akan dibacakan siapa-siapa calon ketua DPC PKB Pemalang 2026 – 2031,” terang Iskandar Ali Syahbana.
Meskipun penentuan ketua dilakukan secara top-down oleh DPP, struktur di tingkat bawah tetap memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi. DPAC masih dapat mengusulkan nama calon dalam forum Muscab.
Di tengah dinamika tersebut, sejumlah nama mulai mengemuka dan menjadi perbincangan di kalangan kader. Informasi yang dihimpun, ada tiga figur yang dinilai memiliki peluang dalam bursa calon ketua DPC PKB Pemalang.
Nama Iskandar Ali Syahbana sebagai petahana kembali masuk dalam radar kandidat. Pengalaman dan rekam jejaknya selama memimpin dinilai menjadi modal kuat untuk melanjutkan kepemimpinan.
Selain itu, Ajeng Triyani juga disebut-sebut sebagai kandidat potensial. Saat ini ia menjabat sebagai Bendahara DPC PKB Pemalang dan memiliki pengalaman sebagai pengurus harian, yang dinilai menjadi bekal penting dalam kontestasi.
Selanjutnya, Subur Mussoleh turut masuk dalam bursa sebagai figur yang diperhitungkan. Legislator PKB Pemalang itu dinilai berpengalaman yang membuat namanya masuk dalam radar kandidat ketua DPC.
Satu nama lain yang turut mencuri perhatian adalah Heru Kundhimiarso. Sosok yang disebut sebagai “kuda hitam” ini dikenal sebagai mantan aktivis yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Pemalang.
Meski tergolong wajah baru di PKB, ia dinilai memiliki basis massa serta jaringan yang kuat di akar rumput.
Munculnya sejumlah figur tersebut mencerminkan dinamika dan ketersediaan kader potensial di tubuh PKB Pemalang.
Namun demikian, keputusan akhir mengenai siapa yang akan menahkodai DPC PKB Pemalang periode 2026–2031 masih menunggu hasil Muscab serta penetapan resmi dari DPP PKB.