Penarikan Paksa Kendaraan Disorot, Squad Solidarity Tegal Raya Siap Kawal Warga

by Usman
0 comments

BERITABERSATU.COM, Tegal – DPP Squad Solidarity Tegal Raya menyoroti dugaan penarikan kendaraan secara sepihak oleh oknum penagih utang atau debt collector. Organisasi tersebut menyatakan siap mendampingi warga yang merasa dirugikan akibat proses penagihan yang diduga tidak sesuai dengan prosedur hukum.

Ketua Umum DPP Squad Solidarity Tegal Raya, Ade Krisna, menegaskan penyelesaian sengketa utang-piutang, termasuk pembiayaan kendaraan, harus mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku.

Menurutnya, proses penagihan tidak boleh disertai intimidasi maupun tindakan sepihak yang berpotensi merugikan masyarakat.

“Kami hadir bukan untuk mencari permusuhan, melainkan mengawal hak-hak masyarakat. Kami ingin memastikan setiap persoalan dapat diselesaikan secara aman, damai, dan sesuai aturan hukum,” tegas Ade saat menyampaikan orasi di halaman parkir Rumah Sakit Harapan Anda, Kota Tegal, Kamis (22/10/2026).

Ade mengatakan, masyarakat perlu memahami hak dan kewajibannya ketika menghadapi persoalan penagihan kendaraan. Pemahaman hukum tersebut dinilai penting agar warga dapat mengambil langkah yang tepat dan tidak terjebak dalam konflik di lapangan.

Ia menambahkan, pendampingan terhadap warga yang merasa dirugikan merupakan bentuk kepedulian organisasi dalam membantu masyarakat memperoleh perlindungan hak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Squad Solidarity DPP Tegal Raya siap memberikan pendampingan, membantu masyarakat memahami hak-hak konsumen, serta mengawal warga yang merasa mengalami intimidasi atau tindakan penagihan yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan hukum,” ujarnya.

Ade juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu mencari bantuan ketika menghadapi dugaan penarikan kendaraan yang dinilai tidak sesuai prosedur.

Ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam proses penagihan mengedepankan komunikasi dan penyelesaian melalui mekanisme hukum.

Menurutnya, penyelesaian yang mengutamakan dialog dan kepatuhan terhadap aturan diperlukan untuk mencegah perselisihan serta menjaga agar hak dan kewajiban masing-masing pihak tetap dihormati.

Squad Solidarity Tegal Raya berharap komitmen pendampingan tersebut dapat membantu menjaga situasi tetap kondusif di wilayah Tegal Raya dan sekitarnya. Organisasi itu menegaskan setiap persoalan penagihan kendaraan harus diselesaikan secara tertib, aman, dan berkeadilan tanpa mengabaikan hak-hak masyarakat.

(Daeng)

You may also like