BERITABERSATU.COM, JEMBER — Suasana damai dan penuh kesejukan terasa begitu kuat di tengah ribuan masyarakat Dusun Krajan, Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, saat memadati kawasan situs Stasiun Goemoek Mas.
Masyarakat berkumpul untuk mengikuti pengajian umum dan sholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.Minggu ( 06/09/26).
Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan.
Kegiatan yang diinisiasi oleh komunitas Punggawa ST#10 itu menghadirkan penceramah KH Abdurrahman serta Majelis Sholawat Ramadam. Lantunan sholawat yang menggema di lokasi semakin menambah suasana religius dan kesejukan di tengah masyarakat yang hadir.
Sejak kegiatan dimulai, warga dari berbagai kalangan tampak berdatangan dan memenuhi kawasan situs Stasiun Goemoek Mas.Tidak hanya orang tua, kegiatan tersebut juga diikuti kalangan pemuda, anak-anak dan masyarakat umum.
Bagi masyarakat setempat, kegiatan tersebut bukan sekadar peringatan Maulid Nabi saja.Namun menjadi ruang bersama untuk mempererat persaudaraan dan menjaga tradisi kebersamaan masyarakat.
Ketua Komunitas Punggawa ST#10, M Subur, menyampaikan bahwa kegiatan di kawasan situs Stasiun Goemoek Mas tersebut bukanlah yang pertama kali digelar.
Menurutnya, sekitar sepekan sebelumnya, komunitas bersama masyarakat juga menggelar kegiatan serupa di tempat tersebut. Selain kegiatan keagamaan, berbagai kegiatan lain juga dilaksanakan di lokasi itu.
“Seminggu yang lalu juga dilaksanakan kegiatan di tempat ini.Ada upacara bendera dalam rangka HUT ke-81 RI, kegiatan karnaval, beberapa kegiatan sosial, lomba dan festival,” ujar M Subur.
Beragam kegiatan tersebut, kata dia, menunjukkan bahwa kawasan situs Stasiun Goemoek Mas tidak hanya menjadi tempat yang memiliki nilai sejarah, tetapi juga dapat menjadi ruang berkumpul masyarakat untuk melaksanakan berbagai kegiatan positif.
M Subur menjelaskan, keberadaan Punggawa ST#10 pada dasarnya dibentuk sebagai wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan kegiatan dan kreativitas dalam hal-hal yang positif.
Subur berharap, dengan hadirnya komunitas Punggawa ST#10 ini diharapkan dapat menjadi ruang untuk membangun kebersamaan, menjaga kerukunan serta mendorong masyarakat agar terus aktif dalam berbagai kegiatan sosial, budaya, keagamaan maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Semangat tersebut terlihat dalam berbagai kegiatan yang telah dilakukan Punggawa ST#10. Mulai dari kegiatan sosial, peringatan hari besar nasional, karnaval, lomba dan festival, hingga kegiatan keagamaan seperti pengajian dan sholawat.
Dengan berbagai kegiatan tersebut, Punggawa ST#10 berupaya menjaga semangat kebersamaan masyarakat agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Di tengah lantunan sholawat dan tausiyah keagamaan, masyarakat juga mendapatkan kesempatan untuk kembali mengingat keteladanan Nabi Muhammad SAW, khususnya tentang pentingnya menjaga persaudaraan, kerukunan dan kepedulian terhadap sesama,” pungkas Subur. (Tahrir)