BERITABERSATU.COM, SINJAI — Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai menunjukkan komitmen nyatanya dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal. Lewat keikutsertaan aktif dalam lomba Wastra pada ajang bergengsi Sinjai Culture Fest 2026, lembaga legislatif ini sukses mencuri perhatian publik di Benteng Balangnipa, Sinjai, Kamis (13/08/2026).
Diperrakarsai oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sinjai dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, event ini menjadi wadah krusial untuk mempromosikan kekayaan tekstil tradisional Sulawesi Selatan di tengah arus modernisasi.
Kehadiran jajaran penting DPRD Sinjai menjadi bukti betapa seriusnya lembaga ini mendukung ajang kebudayaan daerah. Turut hadir langsung memberi dukungan moral, A. Irwansyahrani Yusuf (Sekretaris DPRD Sinjai), Ika Apriani Kartini (Ketua Ikatan Keluarga Anggota Dewan / IKAWAN Sinjai), dan Adhayanti (Ketua Dharma Wanita Persatuan / DWP Unit Sekretariat DPRD Sinjai)
Dukungan penuh ini menegaskan komitmen DPRD Sinjai yang tidak hanya fokus pada fungsi legislasi dan pengawasan, tetapi juga tampil terdepan sebagai pioneer pemajuan seni dan budaya daerah.
Di bawah arahan Sekretaris DPRD Sinjai, A. Irwansyahrani Yusuf, Sekretariat DPRD mengutus A. Fitriani sebagai talent utama. Tampil anggun dan memikat, A. Fitriani memperagakan busana bernuansa paduan warna ungu dan hitam yang elegan.
Bukan sekadar busana biasa, gaun istimewa ini dirancang menggunakan Tenun Ikat Sutera asli Sengkang dengan motif khas cobo-cobo.
Makna Filososi Motif Cobo-Cobo: Motif geometris berbentuk segitiga runcing ini melambangkan simbol cikal bakal dan asal-usul masyarakat Bugis. Balutan material benang sutra berkualitas tinggi memancarkan perpaduan sempurna antara kesederhanaan desain, keanggunan, dan nilai estetika yang sangat tinggi.
Keikutsertaan Sekretariat DPRD Sinjai dalam ajang nasional/daerah ini bukan sekadar partisipasi formalitas, melainkan wujud apresiasi tinggi terhadap para pengrajin wastra lokal Sulawesi Selatan. Langkah ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk bangga mengenakan dan melestarikan kain tradisional warisan leluhur. (Adv)