BERITABERSATU.COM, MAKASSAR — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai menjelang helatan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Pertemuan strategis ini dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Sinjai pada 19 Agustus 2026 mendatang.
Koordinasi yang digelar di Kantor Perwakilan BI Sulsel, Selasa (4/8/2026), menjadi ruang krusial untuk mematangkan langkah percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah sekaligus menggenjot optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) berbasis sistem pembayaran digital.
Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, menegaskan bahwa kolaborasi erat antara BI dan pemerintah daerah merupakan kunci utama akselerasi digitalisasi keuangan di wilayah Sulawesi Selatan.
“Implementasi transaksi digital tidak hanya mendukung transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, tetapi juga menjadi pilar penting dalam memperkuat stabilitas ekonomi wilayah,” ujar Rizki.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, hadir langsung didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sinjai, H. Adeha Syamsuri. Selain memastikan kesiapan teknis tuan rumah HLM TP2DD, Ratnawati menyambut baik penguatan sinergi ini.
“Ada beberapa poin strategis yang kami bahas, mulai dari optimalisasi PAD hingga persiapan teknis pelaksanaan HLM TP2DD yang insyaallah kita gelar di Sinjai pada 19 Agustus mendatang,” ungkap Ratnawati.
Ia menekankan komitmen penuh Pemkab Sinjai dalam menerapkan kebijakan transaksi digital secara holistik demi menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan responsif.
Melalui koordinasi ini, kerja sama BI Sulsel dan Pemkab Sinjai diharapkan mampu melahirkan terobosan konkret pada HLM TP2DD mendatang, sekaligus mengakselerasi transformasi digital dan mendongkrak kinerja pendapatan daerah secara berkelanjutan. (Adv)