BERITABERSATU.COM, SINJAI – Kabupaten Sinjai semakin mengukuhkan posisinya sebagai pionir transformasi pendidikan digital di Sulawesi Selatan. Di bawah nakhoda Penjabat Bupati Hj. Ratnawati Arif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai tancap gas di tahun 2025 dengan menggelontorkan investasi besar-besaran di sektor teknologi pendidikan.
Tak tanggung-tanggung, Dinas Pendidikan (Disdik) Sinjai melaporkan sebanyak 769 unit Chromebook telah mendarat di 145 sekolah lintas jenjang, mulai dari PAUD hingga SMP. Langkah ini menjadi bukti konkret bahwa julukan “Bumi Panrita Kitta” kini bertransformasi menjadi pusat inovasi belajar berbasis teknologi.
Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Irwan Suaib, mengungkapkan bahwa pengadaan perangkat ini menelan anggaran lebih dari Rp5,1 miliar, dan telah di distribusikan secara merata untuk memastikan keadilan akses digital ke SD: 254 Unit, SMP: 404 Unit, dan PAUD: 111 Unit.
“Beberapa sekolah bahkan sudah menerapkan sistem one student one laptop. Saat ini, kami tengah mempersiapkan mereka menjadi kandidat Sekolah Rujukan Google. Insya Allah, tahun depan target ini kita wujudkan,” ujar Irwan dengan optimis, Jumat (2/1/2026).
Ambisi Sinjai menjadi daerah digital kian kuat berkat dukungan Pemerintah Pusat. Irwan menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyalurkan bantuan Smart Board (papan tulis pintar) untuk seluruh SD, SMP, dan PKBM di Sinjai.
“Kabar baiknya, bantuan dari Pak Presiden akan ditambah tahun depan untuk memperluas jangkauan teknologi pendidikan kita,” tambahnya.
Bagi Pemkab Sinjai, transformasi digital bukan sekadar gaya-gayaan perangkat keras. Fokus utamanya adalah perubahan kualitas belajar-mengajar. Irwan menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi ketat terkait efektivitas penggunaan alat tersebut terhadap peningkatan pemahaman siswa.
Upaya konsisten selama dua tahun terakhir ini pun berbuah manis. Sinjai sukses menyabet berbagai penghargaan, baik dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi Sulsel, berkat inovasi pembelajaran digital yang dianggap adaptif dan relevan dengan tantangan zaman.
Dengan ekosistem yang semakin matang, Sinjai kini bukan lagi sekadar penonton di era digital, melainkan pemain utama yang siap mencetak generasi cerdas teknologi dari pelosok Sulawesi Selatan. (Ads)