MAMUJU UTARA — Kepala sekolah SD Inpres Salumoni kelurahan Marta Jaya, kabupaten Mamuju utara (Matra) I Nyamon Hartana S.Pd. Pada pembelajaran tahun 2017 ini tentu berjalan dengan baik, Meski yang dimanfaatkan adalah sarana dan prasarana sekolah apa adanya.
Maka dari keterbatasan anggaran, sehingga tehun depan 2018 tentu masih melanjutkan program pembangunan sekolah yang belum terselesaikan tahun ini.
Rencana diprogramkan utamanya adalah rehap ruangan 3 (tiga) ruang kelas, dan untuk rehab ruangan UKS 1 (satu) ruangan, sehingga yang direncanakan rehab 4 (empat) ruangan yang akan di rehab tahun depan 2018.
Untuk terlaksanya rehab tersebut sebelumnya sudah ada tim peninjau datang dari kementerian pendidikan untuk mendata apa yang mau direhabnya.
“Namun saat itu saya ada di Palu, sehingga sampai saat ini belum ketemu yang dimaksud dari kemeterian pendidikan untuk melaksanakan rehab tersebut,” kata Kepala sekolah SD Inpres Salumoni kelurahan Marta Jaya, kabupaten Mamuju utara (Matra) I Nyamon Hartana S.Pd didampingi Bendahara Eirene A Palullungan S.Th, Selasa (12/12/2017).
Lebih lanjut Nyamon sampaikan bahwa anak siswa saat ini disekolah twrsebut berjumlah 203 orang siswa. Dimana sebelumnya kata Dia jumlahnya 211 orang siswa, namun jumlah siswa itu katanya bukan faktor sekolah, melainkan pasar Marta Jaya terbakar, sehingga orang tua siswa banyak pindah,
“Dengan Kondisi itu maka secara otomatis anak siswa ikut pindah bersama orang tuanya. Dan kami selaku pihak sekolah tidak bisa menahan dan melaran siswa untuk ikut pindah bersama orang tuanya,” Ungkapnya
Semebtara itu Lanjutnya, Dalam penerapan belajar mengajar, SD Impres saat ini memiliki guru PNS 9 orang dan guru honor 2 orang. “Untuk melakukan belajar mengajar tentu guru yang ada ini kuran untuk menerapkan pembelajaran yang maksimal. Karena sebenarnya dalam satu kelas maksimal 28 orang siswa. Tapi yang terlaksana saat ini ada ruangan kelas 37 sampai 40 orang siswa,” ujarnya
Meski Demikian dengan kurannya guru untuk melaksanakan pembelajaran yang maksimal, sehingga saat ini guru tersebut kuran dari cukup. “Kami SD Impres ini kekurangan l guru 4 guru lagi khusus guru agama Hindu,” Pungkas Kepala Sekolah. (Arif)
Editor : Palewai