Banyak Pelanggaran Protokol Kesehatan Pilkada 2020 Namun Polisi Bungkam

by Editor Muh. Asdar
0 comments

Presiden Joko Widodo menyoroti pelanggaran protokol kesehatan oleh sejumlah bakal pasangan calon peserta Pilkada Seretak 2020 yang mendaftarkan diri ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah.

Dia menyayangkan masih ada bakal pasangan calon yang mendaftarkan diri secara beramai-ramai sehingga mengabaikan protokol kesehatan di tengah pandemi.

“Saya mengikuti situasi di lapangan, masih banyak pelanggaran protokol yang dilakukan bakal pasangan calon,” kata Jokowi seperti disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (8/9).

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menilai bakal pasangan calon kepala daerah yang mengadakan konvoi dan arak-arakan melakukan pelanggaran. Sesuai Peraturan KPU, kata Fritz, saat ini Bawaslu tak memiliki kewenangan untuk menindak karena belum memasuki masa kampanye.

“Arak-arakan merupakan pelanggaran protokol kesehatan. Kepolisian dan Satpol PP yang berwenang melakukan pembubaran dan penindakan,” kata Fritz kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

Kementerian Dalam Negeri pun meminta aparat keamanan dan penegak hukum memberikan sanksi kepada bakal pasangan calon kepala daerah yang menimbulkan kerumunan. Menurutnya, peraturan sudah jelas, bagi pelanggar protokol kesehatan harus mendapatkan sanksi.

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar menyatakan kerumunan massa melanggar ketentuan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Dalam Inpres yang ditandatangani pada 4 Agustus 2020, Presiden Jokowi telah memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI mengawasi warga agar meningkatkan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona.

Dalam poin 5 Inpres tersebut disebutkan sanksi berupa teguran lisan atau tertulis, kerja sosial, denda administratif, hingga penghentian atau penutupan sementara penyelenggaraan usaha.

Kerumunan terjadi saat  Hingga kini pihak kepolisian belum berkomentar terkait sanksi atas dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19.

Saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono tak menjawab terkait penindakan atau sanksi yang diberikan polisi kepada bakal calon kepala daerah yang diduga melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Begitu pun Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono juga enggan menjelaskan terkait sanksi dari aparat penegak hukum yang diminta Kemendagri.

Sementara Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto mengatakan penindakan dilakukan secara situasional terkait pelanggaran protokol kesehatan bakal pasangan calon kepala daerah.

Agus mengatakan kepolisian akan memperkuat aspek pencegahan virus corona selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Dia menuturkan perintah itu dikeluarkan oleh Kapolri Jenderal Idham Azis melalui surat Telegram Kapolri Nomor ST/2607/IX/OPS.2./2020 tertanggal 7 September 2020 sehingga penyelenggaraan pilkada tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

“Tahapan tersebut akan menyebabkan interaksi masyarakat secara langsung antara penyelenggara Pilkada, peserta Pilkada, dan masyarakat pemilih yang berpotensi menyebabkan munculnya klaster baru Covid-19,” kata Agus saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Rabu (9/9).

“Oleh karena itu, sesuai arahan pimpinan Polri, kami perkuat pencegahannya,” tambah dia.

Diketahui, selama beberapa hari terakhir, tahap pendaftaran paslon peserta Pilkada ke KPU menjadi sorotan. Marak kegiatan arak-arakan oleh kerumunan massa para paslon saat mendaftar ke KPU daerah.

Misalnya, massa PDIP tumpah-ruah di Solo ketika mengarak Gibran-Teguh Prakosa mendaftarkan diri ke KPU. Sementara di Medan, pasangan Bobby-Aulia Rachman pun berkonvoi dengan vespa diiringi massa pendukung.

Kemudian, Bapaslon Saiful A. Mbuinga-Suharsi Igirisa juga menggelar konser deklarasi pasangan calon Pilkada Serentak 2020 di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Kementerian dalam Negeri mencatat setidaknya 260 bapaslon dalam Pilkada serentak 2020 telah melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 saat proses pendaftaran. Namun, Kastorius tak merinci nama-nama bapaslon yang melanggar protokol kesehatan Covid-19 saat tahap pendaftaran.

“Berlandas pada data kejadian pendaftaran kemarin, dari sekitar 650 bapaslon yang mendaftar kita monitor sekitar 260 bapaslon yang melanggar,” kata Staf Khusus Mendagri, Kastorius Sinaga dalam keterangannya, Selasa (9/9).

You may also like

Bocoran Rtp Live Terbaru 2026 Pola Permainan Yang Banyak Dibahas Pemain Berpengalaman Analisis Rtp Live 2026 Strategi Sederhana Yang Bikin Pemain Lebih Percaya Diri Tren Rtp Live Terbaru 2026 Kenapa Banyak Pemain Mulai Ubah Pola Bermain Update Rtp Live 2026 Pola Unik Yang Disebut Lebih Efektif Dari Sebelumnya Rahasia Rtp Live 2026 Yang Mulai Terbongkar Di Kalangan Komunitas Pemain Rtp Live Terbaru 2026 Ini Alasan Pola Permainan Berubah Drastis Bocoran Data Rtp Live 2026 Analisis Yang Bikin Banyak Pemain Terkejut Strategi Rtp Live 2026 Yang Disebut Lebih Praktis Dan Tidak Ribet Fenomena Rtp Live 2026 Pola Bermain Yang Mulai Viral Di Forum Online Rtp Live 2026 Terbaru Kenapa Banyak Pemain Mengaku Lebih Mudah Menang Bocoran Pola Rtp Live 2026 Yang Mulai Dilirik Pemain Profesional Analisis Terbaru Rtp Live 2026 Pola Yang Dianggap Lebih Stabil Rtp Live 2026 Dan Perubahan Algoritma Yang Jarang Diketahui Pemain Tren Baru Rtp Live 2026 Pola Permainan Yang Lebih Santai Dan Efektif Bocoran Rtp Live 2026 Yang Disebut Bisa Mengurangi Resiko Kerugian Rtp Live Terupdate 2026 Pola Main Yang Banyak Dibahas Di Komunitas Analisa Rtp Live 2026 Kenapa Pola Sederhana Justru Lebih Diminati Strategi Rtp Live 2026 Versi Terbaru Yang Dinilai Lebih Mudah Diterapkan Rtp Live 2026 Dan Perubahan Tren Permainan Di Awal Tahun Bocoran Rtp Live 2026 Pola Bermain Yang Mulai Ramai Dicari Update Rtp Live 2026 Ini Pola Yang Sering Muncul Di Waktu Tertentu Rtp Live 2026 Terbaru Pemain Mulai Beralih Ke Strategi Lebih Sederhana Analisis Rtp Live 2026 Pola Permainan Yang Mulai Terlihat Konsisten Bocoran Rtp Live 2026 Dari Pemain Lama Yang Kembali Viral Rtp Live 2026 Dan Pola Baru Yang Bikin Permainan Lebih Terarah Tren Rtp Live 2026 Yang Bikin Banyak Pemain Mulai Mengubah Strategi Rtp Live 2026 Terkini Pola Bermain Yang Disebut Lebih Efisien Bocoran Terbaru Rtp Live 2026 Kenapa Pola Ini Mulai Sering Digunakan Analisa Rtp Live 2026 Pola Permainan Yang Makin Populer Di 2026 Rtp Live 2026 Dan Rahasia Pola Main Yang Banyak Dibicarakan Pemain