Wujud Nyata Kepedulian Sosial, Disdik Sinjai Rangkul Korban Kebakaran Melalui Program Disdik Peduli

by Syamsuddin
0 comments

BERITABERSATU.COM, SINJAI – Duka mendalam yang menyelimuti keluarga Pak Tamrin pascakebakaran hebat kini perlahan terobati. Melalui aksi nyata bertajuk Disdik Peduli, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sinjai turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban di Dusun Pattiro, Desa Salohe, Kecamatan Sinjai Timur, Jumat (16/10/2026).

Aksi solidaritas ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib. Kehadirannya didampingi jajaran pejabat eselon III dan IV, pengawas sekolah, staf, hingga para kepala sekolah se-Kecamatan Sinjai Timur yang bahu-membahu menunjukkan empati.

Guna menyokong pemulihan serta pemenuhan kebutuhan mendesak keluarga korban, Disdik Peduli menyerahkan berbagai paket bantuan, antara lain, Paket Sembako untuk kebutuhan pangan sehari-hari, Pakaian & Seragam Sekolah agar aktivitas belajar anak korban tetap berjalan, dan Uang Tunai guna membantu pemulihan ekonomi pascamusibah.

Kadisdik Sinjai, Irwan Suaib, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan manifestasi kebersamaan keluarga besar pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga peka terhadap aspek sosial kemanusiaan.

“Melalui program Disdik Peduli ini, kami ingin menunjukkan bahwa keluarga besar Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai senantiasa hadir untuk berbagi. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban Pak Tamrin dan keluarga, serta memberikan semangat untuk bangkit kembali,” ujar Irwan Suaib di lokasi.

Ia menambahkan, semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus dipupuk, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.

Sebelumnya, peristiwa tragis melanda hunian Pak Tamrin pada Jumat (9/10/2026). Diduga akibat korsleting listrik, amukan si jago merah dengan cepat meratakan bangunan rumah beserta seluruh isinya dalam waktu singkat.

Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian material diperkirakan mencapai Rp70 juta. Kejadian tersebut menyisakan duka mendalam karena keluarga korban sempat kehilangan tempat tinggal dan barang-barang berharga.

Kehadiran Disdik Sinjai melalui program Disdik Peduli menjadi bukti nyata bahwa nilai kemanusiaan dan empati tetap menjadi fondasi utama. Harapannya, kepedulian yang ditunjukkan dapat memberi energi positif bagi keluarga Pak Tamrin untuk menata kembali kehidupannya pascamusibah. (Adv)

You may also like