BERITABERSATU.COM, SINJAI – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib, melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan proyek revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan Tahun Anggaran 2026 di SD Negeri 149 Tokinjong, Rabu (29/7/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh proses pengerjaan berjalan sesuai dengan rencana, memenuhi standar kualitas yang ditentukan, serta rampung tepat waktu.
Dalam peninjauan tersebut, Irwan Suaib didampingi oleh sejumlah pejabat eselon III di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai. Kunjungan lapangan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan infrastruktur pendidikan agar bisa segera dimanfaatkan oleh warga sekolah.
Irwan Suaib menegaskan bahwa revitalisasi sarana dan prasarana ini merupakan bentuk komitmen nyata dari Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh peserta didik.
“Fasilitas pendidikan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran. Lingkungan sekolah yang nyaman akan membuat peserta didik lebih fokus belajar, lebih kreatif, dan semakin termotivasi mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar Irwan di sela-sela kunjungannya.
Lebih lanjut, mantan Kepala Bappeda Sinjai ini menambahkan bahwa keberadaan sarana yang representatif akan sangat membantu para guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif. Hal ini diharapkan mampu mendongkrak mutu pendidikan di Bumi Panrita Kitta secara menyeluruh.
Untuk diketahui, pada tahun anggaran 2026 ini, terdapat empat satuan pendidikan di Kabupaten Sinjai yang mendapatkan program revitalisasi sarana dan prasarana. Keempat sekolah tersebut adalah TK Negeri II Sinjai Utara, SDN 149 Tokinjong, SDN 216 Pattiro, dan SMPN 9 Sinjai.
Melalui monitoring dan evaluasi langsung di lapangan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai berkomitmen untuk memastikan setiap tahapan pembangunan terlaksana sesuai spesifikasi teknis, tepat mutu, dan tepat manfaat demi terwujudnya layanan pendidikan yang jauh lebih berkualitas. (Ads)