Integrasi Homecare dan Telemedicine, Solusi Jember Hapus Hambatan Akses Kesehatan

by Syamsuddin
0 comments

BERITABERSATU.COM, JEMBER — Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat komitmennya menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata dan mudah dijangkau seluruh lapisan masyarakat. Kini, Pemkab Jember menghadirkan inovasi terpadu berupa layanan Homecare yang terintegrasi dengan sistem Telemedicine, guna memastikan pelayanan medis menjangkau hingga ke kediaman warga, khususnya masyarakat miskin, miskin ekstrem, dan kelompok rentan yang memiliki keterbatasan akses fasilitas kesehatan.

Bupati Jember, Dr. H. Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menjelaskan kebijakan ini lahir dari hasil mendengar dan mencermati aspirasi yang disampaikan masyarakat. Menurutnya, hambatan bagi warga kurang mampu tidak hanya soal biaya pengobatan, melainkan juga beban biaya perjalanan serta kesulitan saat harus meninggalkan rumah demi berobat ke puskesmas atau rumah sakit, apalagi bagi mereka yang menjalani pengobatan jangka panjang.

“Kami mendengarkan banyak aspirasi masyarakat. Ternyata bagi saudara-saudara kita yang miskin dan miskin ekstrem, persoalannya bukan hanya biaya berobat, tetapi juga biaya ketika harus meninggalkan rumah menuju puskesmas atau rumah sakit, terutama bagi mereka yang menjalani pengobatan dalam waktu lama,” ujar Gus Fawait.

Melalui layanan Homecare, tenaga kesehatan akan mendatangi langsung rumah warga untuk melakukan pemeriksaan dasar sekaligus pendampingan medis berkelanjutan. Layanan ini diprioritaskan bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem penderita penyakit kronis, lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil berisiko tinggi, hingga anak-anak yang mengalami stunting.

Setiap kunjungan tidak hanya membawa peralatan medis dan obat-obatan lengkap, tetapi juga dilengkapi fasilitas Telemedicine. Hal ini memungkinkan warga berkonsultasi langsung dengan dokter umum, dokter spesialis, hingga dokter subspesialis tanpa perlu bepergian ke rumah sakit. Sebagai dukungan tambahan, pemerintah juga menyalurkan bantuan sembako bagi penerima layanan ini.

“Petugas kesehatan akan datang ke rumah-rumah warga, membawa peralatan kesehatan untuk pemeriksaan dasar, menyediakan fasilitas telemedicine dengan dokter umum, dokter spesialis bahkan subspesialis, membawa obat-obatan, sekaligus memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang menerima layanan Homecare. Ini adalah perjuangan untuk pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Fawait menegaskan inovasi ini merupakan wujud nyata pemenuhan hak yang sama atas pelayanan kesehatan bagi seluruh warga. Pemerintah juga bertekad mencegah masyarakat jatuh ke dalam kemiskinan akibat beban biaya dan dampak penyakit berkepanjangan.

“Kami bertekad tidak boleh lagi ada warga Jember yang tidak mampu tidak bisa berobat ke rumah sakit atau puskesmas. Kami juga tidak ingin ada masyarakat yang jatuh miskin karena harus menanggung beban penyakit yang berkepanjangan. Melalui Homecare dan Telemedicine, pelayanan kesehatan akan hadir langsung ke rumah warga yang membutuhkan,” tegasnya. (Adv/Tahrir)

You may also like