BERITABERSATU.COM, SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai resmi tancap gas dalam mendukung gelaran Sensus Ekonomi (SE) 2026. Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, saat menerima audiensi jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Sinjai di Rumah Jabatan Bupati, Rabu (12/2/2026).
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Sinjai serius dalam memetakan potensi ekonomi daerah secara akurat guna menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
Bagi Hj. Ratnawati Arif, data bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan fondasi dalam menentukan masa depan daerah. Beliau menekankan bahwa kebijakan yang efektif lahir dari data yang mutakhir.
“Data yang valid menjadi fondasi dalam menentukan arah pembangunan. Kami ingin memastikan program yang dijalankan benar-benar menyasar kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Sebagai bukti dukungan konkret, Bupati menginstruksikan BPS untuk “turun gunung” ke forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan. Tujuannya jelas, memperkuat sosialisasi agar aparatur desa dan masyarakat paham betapa krusialnya partisipasi mereka dalam sensus ini.
BPS Sinjai mengungkapkan bahwa sensus kali ini mengacu pada System of National Accounts (SNA) 2008, sebuah standar internasional untuk menyusun neraca ekonomi yang komprehensif.
Kabar baik bagi masyarakat Sinjai, BPS berencana membuka rekrutmen petugas sensus pada April 2026. Saat ini, pihak BPS tengah merampungkan tahapan administrasi dan koordinasi anggaran dengan pemerintah pusat.
“Data SE 2026 akan menjadi pijakan penting untuk melihat sumber pertumbuhan ekonomi baru di Sinjai,” ujar Andi Ridha Wahyu Sofyan, Ketua Tim Neraca Wilayah BPS Sinjai. (Ads)