BERITABERSATU.COM, JENEPONTO – Pemerintah Kabupaten Jeneponto mengambil langkah progresif dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui penguatan instrumen keagamaan. Pada Kamis (5/2/2026), Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE., MM, memimpin langsung rapat sosialisasi Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) di Ruang Rapat Bupati untuk menyatukan visi seluruh elemen pemerintahan.
Rapat strategis ini tidak hanya sekadar seremonial. Kehadiran tokoh-tokoh kunci seperti Asisten I Mustakbirin, Asisten III Nuzuldin Ngallo, hingga Ketua Baznas Jeneponto H. Pattawari, menunjukkan bahwa pengelolaan dana umat menjadi prioritas utama tahun ini.
Asisten III, Nuzuldin Ngallo, menekankan bahwa kunci keberhasilan program ini adalah kesamaan persepsi. Ia memaparkan hasil kesepakatan sebelumnya yang menjadi fondasi untuk membangun sistem pengelolaan ZIS yang lebih terstruktur dan masif.
Bupati Paris Yasir dalam arahannya menegaskan bahwa ZIS bukan sekadar kewajiban agama, melainkan instrumen ekonomi yang sangat kuat. Beberapa poin utama yang ditekankan antara lain Pengentasan Kemiskinan, serta Peran Aktif OPD & Camat.
“ZIS adalah instrumen penting. Saya berharap seluruh OPD dan Camat tidak hanya menonton, tapi berperan aktif memastikan pengelolaan dana umat ini berjalan transparan dan akuntabel,” tegas Bupati Paris Yasir.
Melalui diskusi intensif, rapat ini menyepakati mekanisme sosialisasi yang lebih terarah. Tujuannya jelas: membangun kepercayaan publik agar masyarakat Jeneponto tergerak untuk menunaikan ZIS melalui lembaga resmi yang terorganisir.
Dengan sinergi yang kuat antara Pemkab dan Baznas, Jeneponto optimis mampu menciptakan ekosistem sosial yang lebih mandiri dan sejahtera melalui kekuatan gotong royong zakat. (Rezky)