BERITABERSATU.COM, BULUKUMBA – Setelah pencarian intensif selama beberapa hari, Muh. Aidil Takbir (20), nelayan asal Jalan Cakalang, Kelurahan Lappa, Sinjai Utara, akhirnya ditemukan. Pemuda yang dilaporkan terjatuh dari kapal di perairan Teluk Bone ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pesisir Pantai Turungan Beru, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, Rabu (4/2)
Peristiwa memilukan ini bermula ketika Aidil berangkat melaut menggunakan KM 3 Putri 777 dari TPI Lappa pada Jumat siang. Namun, petaka datang pada Sabtu pagi (31/1) sekitar pukul 06:30 WITA. Korban diduga terjatuh dari kapal saat berada di kawasan Taka Limpoge.
Tamrin, juragan kapal, sempat melakukan pencarian mandiri sesaat setelah menyadari salah satu ABK-nya hilang, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil hingga akhirnya tim SAR gabungan dikerahkan.
Titik terang muncul pada Rabu sore pukul 15:30 WITA. Seorang nelayan lokal di Bulukumba yang hendak berlabuh di Pelabuhan Herlang tanpa sengaja melihat jenazah mengapung di perairan Turungan Beru.
Informasi tersebut dengan cepat menyebar melalui media sosial dan langsung direspons oleh TIMSAR Gabungan.
“Tim bergerak cepat via darat menuju Dusun Balangerasa dan menggunakan perahu karet untuk menjangkau titik koordinat korban,” tulis laporan resmi BPBD Sinjai.
Sekitar pukul 17:30 WITA, Tim SAR berhasil mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Herlang untuk proses autopsi. Isak tangis menyambut kedatangan jenazah saat TIMSAR Gabungan secara resmi menyerahkan korban kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka di Sinjai.
Pihak BPBD Kabupaten Sinjai mengonfirmasi bahwa dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup. Koordinasi yang solid antara BPBD Sinjai, BPBD Bulukumba, dan unsur SAR lainnya menjadi kunci dalam proses evakuasi yang berjalan dramatis ini. (**)