BERITABERSATU.COM, MALANG – Transformasi digital di Kabupaten Malang terus menunjukkan progres nyata. Hari ini, Jumat (9/1/2026), Wakil Bupati Malang, Hj. Lathifah Shohib, secara resmi meresmikan Kampung PLN Mobile yang berlokasi di Jalan Regulo, Kelurahan Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen.
Proyek ini menjadi sangat istimewa karena Jalan Regulo dinobatkan sebagai wilayah dengan pengguna aktif aplikasi PLN Mobile terbanyak se-Kabupaten Malang, sekaligus menjadi kampung pertama di Malang Raya yang menyandang status tersebut.
Dalam momen peresmian tersebut, Hj. Lathifah Shohib menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah atas inovasi yang memudahkan masyarakat ini. “Dengan program ini kami menyambut baik apa yang dilakukan oleh PLN UP3 Malang khususnya bagi warga yang berdampak positif,” jelasnya.
Beliau menilai bahwa perubahan pola pelayanan ini adalah jawaban atas tuntutan zaman yang menginginkan segalanya lebih praktis dan efisien.
Lebih lanjut, Lathifah menekankan bahwa kemudahan teknologi harus dirasakan langsung oleh setiap lapisan masyarakat agar produktivitas tidak terhambat oleh urusan administratif. “Transformasi era digital ini tentunya memberikan kemudahan yang luar biasa kepada masyarakat, jadi tidak harus antre dan meninggalkan rumah untuk membayar listrik cukup dengan menggunakan aplikasi aja,” kata Lathifah menambahkan. Ia berharap keberhasilan di Jalan Regulo yang memiliki 107 pengguna aktif ini bisa menular ke desa atau kelurahan lain di Kabupaten Malang.
Semangat perluasan program ini pun didukung kuat oleh pemerintah daerah karena dianggap searah dengan visi pembangunan daerah. “Maka dari itu pemerintah Kabupaten Malang pastinya sangat mendukung adanya program ini, karena itu dirasa sangat sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan publik bertransformasi digital,” tegas Lathifah dengan penuh optimisme.
Sementara itu, Manajer PLN UP3 Malang, Agung Wibowo, mengungkapkan bahwa antusiasme digitalisasi kelistrikan di Malang Raya sangat luar biasa. Dari sekitar 1,4 juta pelanggan, sebanyak 80 persen sudah melek aplikasi. “Untuk Kabupaten Malang terdapat 500 ribu pelanggan pengguna aktif aplikasi tersebut, itu dapat kita lihat di Kampung Mobile Regulo ini, terdapat pelanggan aktif sekitar 107 yang sudah menggunakan aplikasi PLN Mobile,” kata Agung.
Ia menjelaskan bahwa penetapan wilayah ini sudah sesuai dengan kriteria internal mereka, di mana RT/RW yang aktif sebagai pelanggan memang layak dijadikan sebagai Kampung PLN Mobile.
Agung juga memaparkan rencana strategis ke depan untuk menyasar sektor ekonomi produktif, seperti lingkungan pasar, agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan kelistrikan. “Semakin besar masyarakat menggunakan listrik, harapan kami bisa menggerakkan roda ekonomi warga itu sendiri,” ucapnya.
Menurutnya, melalui PLN Mobile, warga mendapatkan banyak keuntungan finansial, mulai dari biaya admin yang lebih murah melalui e-wallet hingga meminimalisir praktik calo yang kerap membebani masyarakat dengan biaya tinggi. (Yanti)