MALANG, BB – Jelang bulan suci Ramadan 2024 harga Beras di perkirakan akan kembali naik. Untuk hal itu, Pemerintah daerah (pemda) Malang Raya mengantisipasi dengan menyiapkan beberapa program.
Seperti halnya Kota Malang, pemkot setempat telah menyiagakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) mencapai Rp 9 miliar.
Anggaran itu digunakan sebagai upaya terakhir jika harga komoditas pokok sulit dikendalikan.
Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, Langkah awal yang dilakukan yaitu memastikan kelancaran distribusi Beras dari Bulog ke pedagang.
“Kita juga sudah menyiapkan program pasar murah. Nantinya BTT ini digunakan ketika sudah keadaan darurat. Apaladi Menekan inflasi adalah salah satu program yang diperbolehkan menggunakan BTT,” ujar Wahyu, minggu (3/3/2024)
Wahyu Hidayat menjelaskan, penggunaan BTT diwujudkan dalam bentuk subsidi biaya transportasi.
“Itu sangat berguna ketika pemkot harus mendatangkan pasokan beras dari luar daerah. Harga beras dari luar daerah akan tetap sama karena biaya angkut barang sudah disubsidi,” pungkasnya. (Yanti)