RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Dapat Penilaian Positif dari Tim Kemenkes dan IsDB

by Fauzan
0 comments

Beritabersatu.com, Blitar – RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Kabupaten Blitar, mendapat penilaian positif dari tim gabungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Islamic Development Bank (IsDB), Bappenas, dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait kesiapan peralatan medis serta fasilitas pendukung rumah sakit.

Penilaian tersebut dilakukan melalui kunjungan evaluasi lapangan pada Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN) yang bertujuan memperkuat jaringan pelayanan rujukan kesehatan di Indonesia.

Evaluasi tersebut juga menjadi bagian dari penyusunan Project Implementation Assessment and Support Report (PIASR). Melalui kegiatan ini, tim memastikan bantuan peralatan medis dari program SIHREN IsDB IDN-1070 dimanfaatkan secara optimal dan sesuai dengan tujuan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Tim yang terlibat dalam kunjungan tersebut berasal dari berbagai lembaga, di antaranya perwakilan IsDB, Kementerian PPN/Bappenas, Inspektorat Jenderal Kemenkes, Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu, serta tim pengadaan alat kesehatan dan pakar teknis dari Sekretariat Project Management Unit (PMU) SIHREN Kemenkes RI.

Dalam agenda peninjauan, tim mengecek langsung penggunaan CT Scan yang telah beroperasi untuk melayani pasien. Selain itu, mereka meninjau kesiapan infrastruktur yang akan digunakan sebagai ruang Cytotoxic Drug Safety Cabinet (CDSC) untuk mendukung keamanan penanganan obat sitotoksik dalam pelayanan kemoterapi.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan peralatan medis dan fasilitas pendukung telah memenuhi kebutuhan program. Hasil evaluasi menunjukkan pengelolaan serta progres persiapan fasilitas di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dinilai berjalan baik dan sesuai kebutuhan.

Dukungan melalui program SIHREN diharapkan mampu memperkuat sarana dan prasarana rumah sakit, sekaligus meningkatkan kemampuan pelayanan rujukan. Dengan demikian, investasi di sektor kesehatan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Dr. dr. Endah Woro Utami, MMRS, menyambut positif kunjungan evaluasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan fasilitas dan peralatan medis yang didukung melalui program SIHREN.

“Kami menyambut baik kunjungan evaluasi ini sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan sarana dan prasarana rumah sakit. Dukungan melalui program SIHREN menjadi peluang bagi RSUD Ngudi Waluyo untuk terus meningkatkan kapasitas pelayanan, baik dari sisi fasilitas maupun mutu layanan kepada pasien,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihak rumah sakit berkomitmen memastikan seluruh fasilitas yang telah disiapkan dapat dimanfaatkan sesuai standar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen agar seluruh fasilitas yang disiapkan dapat dimanfaatkan sesuai standar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.

Dengan evaluasi tersebut, RSUD Ngudi Waluyo Wlingi diharapkan semakin siap mengoptimalkan pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu. Penguatan fasilitas ini juga diharapkan meningkatkan kualitas layanan rujukan bagi masyarakat Kabupaten Blitar dan daerah sekitarnya.**

You may also like