BERITABERSATU.COM, SINJAI — Langit Sinjai sedang tidak bersahabat. Sebuah sambaran petir hebat baru saja “mengamuk” di wilayah Tui, Kecamatan Sinjai Utara, pada Rabu siang sekitar pukul 14.48 WITA. Tak tanggung-tanggung, kekuatan alam tersebut mengakibatkan kabel Jaringan Tegangan Menengah (JUTM) sepanjang 500 meter putus total dan melumpuhkan sistem kelistrikan di beberapa titik vital kota.
Imbas dari insiden ini, aliran listrik sempat padam di kawasan Jalan Petta Punggawa, Sungai Tangka, Sultan Hasanuddin, hingga wilayah Tui dan sekitarnya. Namun, PLN ULP Sinjai tidak membiarkan warga berlama-lama tanpa pasokan listrik. Tanpa menunggu hujan benar-benar reda, dua tim teknis berkekuatan enam personel ahli langsung diterjunkan ke titik koordinat kerusakan untuk melakukan operasi pemulihan darurat.
Proses perbaikan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas di lapangan. Selain harus mengganti kabel sepanjang setengah kilometer yang terurai, mereka juga harus memastikan setiap komponen jaringan lainnya kembali aman untuk dialiri daya. Meski medan cukup berat dan faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama, dedikasi petugas membuahkan hasil manis dalam waktu singkat, hanya sekitar kurang lebih 3 jam.
Sultan Alighazali, Team Leader Teknik PLN ULP Sinjai, menegaskan bahwa kecepatan respons adalah harga mati bagi timnya dalam menghadapi anomali cuaca.
“Kami bergerak secepat mungkin begitu laporan masuk karena kami tahu betapa vitalnya listrik bagi aktivitas warga. Meskipun kondisi di lapangan cukup menantang dengan kerusakan sepanjang 500 meter, keselamatan tim dan pemulihan sistem tetap menjadi prioritas utama kami agar layanan kembali normal tanpa hambatan,” ujar Sultan Alighazali dengan penuh semangat.
Saat ini, warga di wilayah Tui dan sekitarnya sudah bisa kembali bernapas lega karena aliran listrik telah dinyatakan normal 100 persen. Transformasi kabel baru dan pemulihan sistem jaringan dilakukan secara presisi agar pasokan listrik kembali andal tanpa kendala susulan. Sultan juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat faktor alam tersebut.
Menutup keterangannya, Sultan memberikan tips penting bagi masyarakat Sinjai untuk tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem yang belakangan sering terjadi. Ia mengajak warga untuk proaktif melaporkan kondisi darurat atau potensi bahaya di sekitar jaringan listrik melalui aplikasi PLN Mobile agar tindakan pencegahan bisa dilakukan lebih dini sebelum gangguan meluas. (**)