Beritabersatu.com, Blitar – Upaya menggerakkan ekonomi masyarakat terus dilakukan melalui berbagai inovasi, salah satunya lewat bazar UMKM yang digelar Organisasi Masyarakat Rakyat Djelata (RaDja) bersama AN Promosindo di Alun-alun Kantor Kabupaten Blitar, Kanigoro, Jumat (03/04/2026).
Berbeda dari kegiatan serupa yang umumnya berlangsung singkat, bazar ini digelar selama 10 hari penuh. Durasi tersebut dinilai memberi peluang lebih besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.
Ketua Ormas RaDja, Tugas Nanggolo Yudo Dilli Prasetiono, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung ekonomi masyarakat kecil.
“Kami ingin UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang. Bazar ini menjadi salah satu upaya konkret untuk membuka akses pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Menurutnya, waktu pelaksanaan yang lebih panjang menjadi nilai tambah tersendiri bagi para pelaku usaha.

Suasana bazar UMKM yang digelar Ormas RaDja
“Dengan 10 hari pelaksanaan, pelaku UMKM punya waktu yang cukup untuk membangun relasi dengan konsumen, mengenalkan produk, sekaligus meningkatkan penjualan,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa RaDja ingin hadir bukan sekadar sebagai organisasi sosial, tetapi sebagai bagian dari solusi ekonomi masyarakat.
“Kami tidak ingin hanya hadir secara simbolis. Program seperti ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Sejak hari pertama, bazar tersebut langsung dipadati pengunjung. Beragam produk ditawarkan, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga produk olahan khas daerah yang menarik minat warga.
Tugas menilai, tingginya antusiasme masyarakat menjadi indikator bahwa kegiatan seperti ini memang dibutuhkan.
“Ini menunjukkan bahwa ruang-ruang ekonomi seperti bazar masih sangat relevan. Masyarakat butuh tempat untuk berinteraksi sekaligus bertransaksi,” jelasnya.
Selain menjadi wadah ekonomi, bazar ini juga dikemas dengan berbagai hiburan untuk menarik lebih banyak pengunjung.
“Kami sengaja menghadirkan hiburan agar masyarakat tidak hanya datang untuk belanja, tetapi juga menikmati suasana. Ini bagian dari upaya meningkatkan daya tarik kegiatan,” tambahnya.
Ia berharap, melalui kegiatan ini, produk-produk UMKM lokal bisa semakin dikenal luas.
“Harapan kami sederhana, UMKM lokal bisa naik kelas, dikenal lebih luas, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan pelaku usahanya,” ujarnya.
RaDja juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah daerah dalam pengembangan ekonomi berbasis kerakyatan.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah. UMKM ini adalah tulang punggung ekonomi masyarakat, jadi harus terus diperkuat,” katanya.
Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan terus digelar di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong kemandirian ekonomi.
“Kami ingin kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini. Harus ada keberlanjutan agar dampaknya benar-benar terasa,” pungkasnya. (Zan)