Wujudkan Harapan Petani-Nelayan, DPRD Sinjai Segera Gelar RDP Bahas Kebijakan BBM Jerigen

by Ardin
0 comments

BERITABERSATU.COM, SINJAI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai menunjukkan komitmennya sebagai rumah aspirasi rakyat. Menyikapi keluhan masyarakat mengenai pembatasan pengisian BBM menggunakan jerigen di sejumlah SPBU, para legislator menegaskan kesiapannya untuk segera mencari solusi konkret.

Isu krusial ini mencuat setelah H. Ridwan Anis bersama Ardiansyah, anggota DPRD Sinjai, menerima audiensi dari pengurus LSM Bersatu Kabupaten Sinjai di Ruang Rapat DPRD, Jumat (27/03/2026)

Dalam pertemuan tersebut, DPRD Sinjai secara proaktif mendengarkan detail permasalahan yang dihadapi nelayan dan petani. H. Ridwan Anis menekankan bahwa tugas legislatif adalah memastikan kebijakan di lapangan tidak justru “mencekik” ekonomi masyarakat kecil yang bergantung pada sektor perikanan dan pertanian.

“Kami di DPRD tidak akan tinggal diam melihat kondisi ini. Aspirasi nelayan dan petani yang disampaikan melalui LSM Bersatu ini sangat mendesak karena menyangkut operasional harian mesin pompa air, traktor, hingga perahu nelayan,” tegas H. Ridwan Anis.

Menanggapi desakan agar segera diambil langkah nyata, DPRD Sinjai berkomitmen untuk menggunakan fungsi pengawasannya secara maksimal. Legislator dari Bumi Panrita Kitta ini berjanji akan segera mengusulkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan memanggil pihak-pihak terkait.

“Langkah selanjutnya, kami akan meneruskan aspirasi ini kepada pimpinan DPRD. Kami ingin duduk bersama Pemerintah Daerah dan pihak SPBU untuk mencari titik temu. Harus ada solusi yang mempermudah akses BBM bagi masyarakat produktif tanpa melanggar aturan,” tambahnya.

Ardiansyah yang turut hadir dalam audiensi tersebut juga menambahkan bahwa kehadiran DPRD adalah untuk memastikan roda ekonomi di tingkat bawah tetap berputar. Baginya, jerigen adalah alat distribusi vital bagi warga yang lokasinya jauh dari jangkauan SPBU.

Respon cepat dari DPRD Sinjai ini diharapkan mampu meredam kekhawatiran masyarakat dan segera menghasilkan kebijakan yang lebih berpihak pada keberlangsungan aktivitas ekonomi nelayan dan petani di Kabupaten Sinjai. (Ads)

You may also like