PEMALANG,BB – Ketua Askab PSSI Kabupaten Pemalang, Hengki Wijaya menyatakan mundur dari seleksi calon Ketua KONI Kabupaten Pemalang. Ia pun mengalihkan dukungannya ke salah satu calon.
Keputusan tersebut disampaikan setelah menerima jawaban resmi terkait penjelasan syarat pencalonan dari KONI Provinsi Jawa Tengah melalui KONI Kabupaten Pemalang pada Rabu (18/3/2026).
Hengki Wijaya mengaku telah menerima surat balasan dari KONI Provinsi Jawa Tengah melalui pesan WhatsApp TPP Calon Ketua KONI Kabupaten Pemalang perihal ketentuan persyaratan pencalonan yang sebelumnya ia tanyakan.
Namun demikian, menurutnya jawaban yang diberikan KONI Jawa Tengah tersebut tidak substansial. Ia melihat adanya perbedaan konteks dalam penjelasan yang diberikan KONI Jawa Tengah atas pertanyaannya.
“Saya sebelumnya meminta penjelasan Pasal 12 ayat (b) dan (c), karena kami melihat persyaratan pencalonan pada dua ayat dalam pasal tersebut multitafsir, khususnya pada frasa ‘pengurus cabor Atau Pernah menjadi Pengurus’,” tutur Hengki Wijaya dalam keterangan persnya.
“Tetapi kemudian jawaban yang diberikan justru tentang ‘satu periode’ sebagaimana dimaksud Pasal 28 angka 4 ART KONI 2020 tentang Pergantian Pengurus Antar Waktu (PAW).” imbuhnya.
Meskipun begitu, Hengki Wijaya tetap memberikan apresiasi kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Calon Ketua KONI Kabupaten Pemalang yang telah bekerja secara profesional dalam melayani seluruh tahapan pencalonan.
Hengki juga menegaskan keputusannya untuk mundur dari kontestasi. Menurutnya, keputusan itu diambil demi menjaga situasi tetap kondusif serta memastikan kelancaran pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten Pemalang.
“Iya, saya putuskan mundur dari kontestasi. Dan saya bersama cabor-cabor pendukung, melalui kesempatan ini ingin mengalihkan dukungan kepada Pak Prasetyo Widyatmoko.” ujar Hengki Wijaya.
“Kami percaya Pak Prasetyo widyatmoko bisa membawa semangat yang kami perjuangkan untuk olahraga Kabupaten Pemalang.” imbuhnya.
Terakhir, Hengki Wijaya mengajak seluruh insan olahraga untuk tetap menjaga persatuan dan kondusivitas. Ia berharap nantinya Musorkab dapat berlangsung sukses tanpa gesekan yang berpotensi mengganggu jalannya organisasi.
Sebelumnya, dinamika pemilihan Ketua KONI Kabupaten Pemalang sempat memanas. Hengki Wijaya mempertanyakan kejelasan syarat pencalonan di tengah isu penjegalan terhadap dirinya.
Ia mendatangi langsung Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) di Kantor Sekretariat KONI Pemalang, Lantai 2 Gedung Kridanggo, pada Kamis 12 Maret 2026 sore, guna meminta penjelasan terkait ketentuan pencalonan Ketua KONI periode 2026–2030.(*)