Bentuk Generasi Berkarakter, Masjid An Nawiah Beri Apresiasi Khusus bagi Remaja Disiplin

by Ardin
0 comments

BERITABERSATU.COM, MAKASSAR – Di tengah keriuhan digital yang kerap menjauhkan generasi muda dari nilai-nilai spiritual, sebuah masjid di pinggiran Kota Makassar menunjukkan pendekatan berbeda dalam membina remaja. Masjid An Nawiah menutup rangkaian Amaliah Ramadhan 1447 H dengan memberikan apresiasi yang mengedepankan aspek kedisiplinan dan akhlak ketimbang sekadar kemampuan retorika.

Acara penutupan yang berlangsung pada Jumat (13/3/2026) malam tersebut menjadi panggung apresiasi bagi para remaja yang selama satu bulan penuh berkhidmat di rumah ibadah. Pengurus Masjid An Nawiah menerapkan sistem penghargaan langsung guna memupuk kepercayaan diri peserta. Setiap remaja yang bertugas membawakan ceramah singkat atau kultum diberikan dana motivasi sebesar Rp50.000 setiap kali tampil.

Ketua Harian Masjid An Nawiah, Syam, dalam laporannya menyampaikan bahwa skema ini terbukti efektif menarik minat remaja untuk aktif di mimbar masjid. Sebagai puncak apresiasi, seluruh peserta aktif menerima dana pembinaan masing-masing sebesar Rp150.000, yang bersumber dari donasi pribadi Bendahara Masjid, Yunus.

Namun, yang menarik perhatian adalah pemberian penghargaan khusus yang tidak hanya menyasar pada kepiawaian berbicara, tetapi pada konsistensi kehadiran. Alki dan Zaki, misalnya, menerima tambahan uang motivasi masing-masing Rp100.000 atas kerajinan mereka berada di masjid.

Apresiasi paling signifikan diberikan kepada dua peserta putri. Berdasarkan penilaian ketat terhadap aspek adab oleh pembina putri, Fika dan Putri, keduanya masing-masing menerima tambahan dana motivasi sebesar Rp350.000 beserta cenderamata.

Ketua Pengurus Masjid An Nawiah dalam pidato penutupnya memberikan penekanan penting mengenai makna kesuksesan di lingkungan masjid. Menurut beliau, definisi “juara” harus dikembalikan pada hakikat penghambaan dan ketertiban sosial.

“Juara yang sesungguhnya bukan sekadar mereka yang piawai berdiri di atas mimbar. Juara sejati adalah kalian yang mampu menjaga kebersihan tempat wudhu, menaruh gawai saat berada di rumah Allah, serta menunjukkan kepatuhan kepada orang tua dan pembina,” tegasnya.

Pesan tersebut selaras dengan kondisi sosial di wilayah Kelurahan Barombong Kecamatan Tamalate, di mana masjid diharapkan menjadi benteng karakter bagi pemuda.

Langkah transparan dan edukatif yang dilakukan pengurus Masjid An Nawiah mendapat apresiasi dari pemerintah setempat. Ketua RT setempat menilai, sinergi antara pengurus dan donatur dalam memperhatikan aspek detail seperti kebersihan dan adab anak muda menjadi pemantik bagi warga lain untuk kembali meramaikan masjid.

Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi bagi program-program kepemudaan selanjutnya, termasuk rencana lomba naskah ceramah dan video dakwah digital yang akan digelar menjelang Idul Adha mendatang. (**)

You may also like