Tergiur Harga ‘Miring’ di Facebook, 52 Warga Luwu Utara Malah Kena Zonk: Total Kerugian Ratusan Juta

by Ardin
0 comments

BERITABERSATU.COM, LUWU UTARA – Hati-hati buat kamu yang hobi scrolling dan belanja di Facebook Marketplace! Niat hati ingin mempercantik rumah dengan perabot baru, puluhan warga di Luwu Utara justru harus menelan pil pahit.

Sebanyak 52 orang dilaporkan menjadi korban dugaan penipuan jual beli online yang dilakukan oleh sebuah akun berinisial SH. Tak main-main, total kerugian para korban ditaksir mencapai ratusan juta rupiah!

Modus yang digunakan pelaku tergolong sangat rapi. Melalui akun Facebook-nya, SH menawarkan berbagai kebutuhan rumah tangga seperti Lemari & Meja Makan, Kursi Ruang Tamu, dan Perlengkapan Dapur Lainnya.

Bukan sekadar jualan, pelaku juga membumbui tawarannya dengan “Harga Promo” yang jauh di bawah harga pasaran dan iming-iming bonus tambahan. Strategi ini terbukti ampuh menjaring banyak korban yang tergiur kemudahan dan harga murah.

“Banyak yang tertarik karena harganya sangat miring. Bahkan, ada korban yang merasa kenal dengan pelaku sehingga rasa curiganya hilang dan langsung percaya,” ungkap salah satu korban yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (7/3/2026).

Setelah para korban mentransfer uang mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah pelaku mendadak sulit dihubungi. Barang-barang yang dijanjikan pun tidak pernah sampai ke alamat pembeli.

Merasa telah di ghosting dan ditipu mentah-mentah, puluhan warga ini akhirnya memutuskan untuk membawa kasus ini ke jalur hukum. Mereka telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Luwu Utara dengan harapan pelaku segera ditangkap dan uang mereka bisa kembali.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami laporan tersebut dan belum memberikan keterangan resmi terkait status akun SH maupun pengejaran pelaku. (Kaisar)

Berikut ini kami berikan Tips Biar Gak Kena Zonk Saat Belanja Online:

1.Cek Harga Pasaran: Jika harganya terlalu murah hingga tidak masuk akal, patut dicurigai.

2. Gunakan Rekening Bersama: Sebisa mungkin gunakan platform yang menjamin uang kembali jika barang tidak kirim.

3. Cek Track Record: Lihat testimoni dan berapa lama akun tersebut aktif.

4. Utamakan COD: Untuk barang besar seperti perabot, sistem Cash on Delivery jauh lebih aman.

You may also like