Rayakan HJS ke-462, Dinkes Sinjai Tembus ‘Jalur Langit’ Sinjai Barat Beri Layanan Kesehatan Gratis

by Ardin
0 comments

BERITABERSATU.COM, SINJAI – Angin dingin menusuk tulang di ketinggian Sinjai Barat, namun derap langkah Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik bersama timnya tidak surut. Hari itu, Kamis (26/2/2026), menyambut Hari Jadi Sinjai (HJS) ke-462, kali ini tidak dirayakan dengan dentum musik atau seremoni mewah di pusat kota. Sebaliknya, perayaan itu bergema dalam sunyi di jalan-jalan setapak Dusun Karampuang.

Bagi Dinas Kesehatan Sinjai, “merdeka” di usia ke-462 berarti memastikan setiap denyut nadi warga di pelosok tetap terpantau, meski harus dibayar dengan keringat dan nafas yang memburu.

Dusun Karampuang di Desa Bontolempangan bukan sekadar nama di peta. Ia adalah tantangan fisik yang nyata. Akses menuju rumah-rumah warga di sana begitu curam hingga mesin kendaraan menyerah. Satu-satunya cara adalah dengan berjalan kaki menyusuri tebing selama 30 menit.

Di ujung jalan setapak itu, sebuah momen menyentuh terjadi. Tim kesehatan mengunjungi seorang lansia yang hanya bisa terbaring. Lumpuh dan buta, dunia sang kakek hanya sebatas dipan kayu.

“Medan sulit bukan penghalang. Melihat mereka mendapatkan pemeriksaan layak di tengah keterbatasan fisik adalah tujuan utama kami. Ini adalah kado nyata untuk Hari Jadi Sinjai,” ujar dr. Emmy dengan sisa nafas setelah menanjak.

Tak hanya di Karampuang, perjalanan berlanjut ke Dusun Bihulo. Di sini, tim menemui realita lain, yakni lansia yang sudah tak mampu lagi menapak bumi akibat faktor usia. Namun, kunjungan ini bukan sekadar cek tensi atau gula darah.

dr. Vera Nopita Silalahi (Kepala Puskesmas Manipi) dan tim memberikan edukasi kritis bagi keluarga. Mereka diajarkan cara merawat pasien bedridden (tirah baring) agar tidak terkena luka tekan (dekubitus). Di sini, kesehatan bukan lagi soal obat, tapi soal kasih sayang yang terampil.

Kemudian di titik selanjutnya yakni di Dusun Bondu (Desa Arabika), Tim Kesehatan Fokus pada tindakan promotif dan preventif bagi anak-anak dan orang dewasa. Jenis Pemeriksaan yang dilakukan diantaranya Cek Tekanan Darah & Hemoglobin (HB)
Skrining Gula Darah, Kolesterol, & Asam Urat
Pemeriksaan Indera (Mata & Telinga), dan Pemantauan Tumbuh Kembang Balita, yang mencakup spektrum usia yang luas, dari pemantauan gizi balita hingga pengecekan penyakit degeneratif pada lansia.

Kehadiran aparat desa dan Ketua BPD setempat menunjukkan bahwa urusan kesehatan adalah kerja kolosal. Sinergi ini membuktikan bahwa di bawah kepemimpinan dr. Emmy, Dinkes Sinjai ingin meruntuhkan dinding pemisah antara fasilitas kesehatan pusat dan masyarakat pegunungan.

Hari Jadi Sinjai ke-462 mungkin akan segera berlalu, namun jejak langkah tenaga kesehatan di tanjakan Karampuang menjadi bukti, bahwa di Sinjai, negara hadir bukan hanya di gedung megah, tapi juga di depan pintu warga yang paling jauh sekalipun. (Ads)

You may also like