Beritabersatu.com, Bone – Layanan air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bone di Desa Usa, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dikeluhkan warga. Aliran air disebut tidak mengalir normal dalam beberapa waktu terakhir.
Salah satu pelanggan, Andi Aso, mengaku tidak mendapatkan suplai air sebagaimana mestinya. Ia menyebut air yang keluar dari keran di rumahnya hanya menetes kecil dan lebih sering terdengar suara angin dari dalam pipa.
“Terus terang pak, bulan lalu saya sempat bayar tagihannya seratusan lebih. Tapi bulan ini, mohon maaf saya tidak mau bayar sebelum airnya lancar,” ujar Andi Aso baru-baru ini.
Menurutnya, kondisi tersebut sudah berlangsung beberapa waktu. Ia mengaku kecewa karena tetap menerima tagihan meski suplai air dinilai tidak maksimal. “Bagaimana bisa saya bayar kalau hanya suara anginnya yang banyak,” katanya.
Keluhan warga ini diharapkan menjadi perhatian pihak PDAM agar segera melakukan pengecekan jaringan distribusi dan memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi secara layak.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Unit Pelayanan Ureng PDAM Kecamatan Palakka, Andi Dacha, membenarkan adanya gangguan distribusi. Ia menjelaskan, kondisi tersebut disebabkan berkurangnya tekanan air pada sumber Cinnong.
“Ini disebabkan karena tekanan di sumber Cinnong berkurang,” ujarnya saat dikonfirmasi, rabu (25/2/2025)
Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah penanganan untuk meminimalkan dampak kepada pelanggan. “Upaya yang kami lakukan saat ini dengan sistem penggiliran dan menambah jam operasi. Sebelumnya lima jam per wilayah, sekarang menjadi tujuh jam per wilayah,” kata Andi Dacha.
PDAM Kabupaten Bone akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi agar distribusi air dapat kembali normal. Masyarakat diimbau menyampaikan laporan resmi ke unit pelayanan terdekat apabila mengalami gangguan serupa.
Laporan: Suparman Warium