BERITABERSATU.COM, SINJAI – Nuansa hangat menyelimuti Kelurahan Tassililu, Senin (23/2/2026). Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, resmi memulai rangkaian Safari Ramadan perdana tahun ini di Kecamatan Sinjai Barat. Tak sekadar seremoni, momen ini menjadi ajang “belanja masalah” sekaligus bagi-bagi kabar gembira untuk warga setempat.
Acara dimulai dengan buka puasa santai di kediaman pribadinya, lalu berlanjut dengan salat tarawih berjamaah di Masjid Besar Ikhwanusshafa Manipi. Di sana, Bupati perempuan pertama di Bumi Panrita Kitta ini disambut antusias oleh warga yang ingin mendengar langsung arah pembangunan daerah.
Bupati Ratnawati tidak datang dengan tangan kosong. Dalam sambutannya, ia membeberkan sejumlah proyek strategis yang akan dieksekusi di Sinjai Barat tahun ini. Dua yang paling dinanti adalah Pengerjaan ruas jalan Kalelembang-Pattiro sepanjang 2 km di Desa Terasa, dan Perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Botolempangan.
“Kami ingin pembangunan itu merata. Dukungan masyarakat sangat penting agar proyek jalan dan air bersih ini berjalan lancar,” tegasnya di hadapan jemaah.
Kabar yang tak kalah menyejukkan adalah komitmen Pemkab Sinjai terhadap penguatan sektor keagamaan. Ratnawati memastikan bahwa program insentif bagi petugas keagamaan tetap berlanjut di tahun 2026.
Tidak main-main, anggaran sebesar Rp5,862 miliar telah disiapkan untuk 3.254 petugas keagamaan di seluruh Sinjai. Dana ini akan dicairkan penuh selama 12 bulan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka menjaga moralitas bangsa.
Safari Ramadan kali ini juga menjadi simbol soliditas “Stakeholder” di Sinjai. Selain memberikan bantuan untuk Masjid Ikhwanusshafa, Bupati didampingi oleh jajaran Forkopimda lengkap, termasuk Achmad Fauzan Guntur (Anggota DPRD Sulsel), Fachriandi Matoa (Wakil Ketua I DPRD Sinjai), AKBP Jamal Fathur Rakhman (Kapolres Sinjai), dan Letkol Arm. Arif Hartanto (Dandim 1424 Sinjai)
Bantuan yang diserahkan berasal dari berbagai sumber seperti Kemenag, BAZNAS, Bank Sulselbar, hingga Perumda Tirta Sinjai Bersatu, membuktikan bahwa sinergi adalah kunci pembangunan di masa kepemimpinannya. (Ads)