Tawa Ceria di TK Kemala, Saat Seragam Cokelat dan Kasih Ibu Bhayangkari Menyatu demi Cita-Cita Anak Sinjai

by Editor Muh. Asdar
0 comments

BERITABERSATU.COM, SINJAI – Matahari pagi di Sinjai, Senin (16/2/2026), terasa lebih hangat di halaman TK Kemala Bhayangkari. Suasana riuh rendah suara anak-anak yang biasanya memenuhi kelas, mendadak berubah menjadi sorak sorai antusias. Di ambang pintu, sosok berseragam cokelat dengan bintang di pundak tampak membungkuk dalam, menyalami tangan-tangan mungil yang menyambutnya dengan malu-malu tapi penuh binar.

Ia adalah Kapolres Sinjai, AKBP Jamal Fathur Rakhman, S.Ik., MH. Pagi itu, ia menanggalkan sejenak rutinitas tugas kepolisian yang kaku untuk menjalankan perannya sebagai Penasehat Yayasan Kemala Bhayangkari. Tak sendiri, ia didampingi sang istri, Ny. Dewi Jamal, yang hadir dengan senyum keibuan selaku Ketua Bhayangkari Cabang Sinjai.

Bagi AKBP Jamal, kunjungan ini bukan sekadar seremoni formal atau sekadar membagikan bingkisan. Di tengah barisan kursi-kursi kecil berwarna-warni, ia menyempatkan diri duduk sejajar dengan anak-anak. Sebuah pemandangan yang kontras namun menyentuh, ketegasan seorang perwira polisi melunak saat mendengarkan celoteh polos tentang cita-cita.

“Mau jadi apa kalau sudah besar nanti?” tanya Kapolres lembut.

Jawaban yang muncul beragam, ada yang ingin jadi polisi seperti dirinya, ada yang bermimpi jadi dokter, hingga guru. Di sanalah, motivasi diselipkan. AKBP Jamal berpesan agar mereka rajin belajar dan, yang paling utama, selalu hormat kepada orang tua dan guru.

Di balik keceriaan itu, ada pesan mendalam yang ingin disampaikan. Kapolres menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini adalah “garis start” bagi masa depan bangsa. Menurutnya, kepintaran tanpa akhlak adalah bangunan tanpa fondasi.

“Pendidikan bukan hanya soal angka di atas kertas, tapi tentang bagaimana membentuk sikap, mental, dan ketaqwaan kepada Allah SWT sejak dini. Ini adalah investasi jangka panjang kita untuk Sinjai dan Indonesia,” tegas AKBP Jamal.

Pernyataan tersebut diamini oleh Ny. Dewi Jamal. Baginya, kenyamanan adalah kunci. Ia berkomitmen menjadikan TK Kemala Bhayangkari bukan sekadar sekolah, tapi rumah kedua yang aman dan menyenangkan. Sinergi antara guru, orang tua, dan institusi Polri diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak secara emosional maupun spiritual.

Acara mencapai puncaknya saat bingkisan penyemangat belajar dibagikan. Raut wajah bahagia terpancar jelas dari para murid saat menerima tanda kasih tersebut. Kehadiran Wakapolres Kompol Tamar dan jajaran Pejabat Utama lainnya menambah hangat suasana kekeluargaan pagi itu.

Kunjungan ini diakhiri dengan foto bersama yang penuh tawa. Namun lebih dari sekadar dokumentasi, momen ini menjadi pengingat bahwa di balik seragam dan tugas menjaga keamanan, ada kepedulian besar untuk menjaga mimpi-mimpi kecil anak-anak Sinjai agar terus terbang tinggi. (*/As)

You may also like