Andi Jusman Kawal Penutupan MTQ Ke-44 Sinjai, Tegaskan Pentingnya Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup

by Ardin
0 comments

BERITABERSATU.COM, SINJAI – Ketua DPRD Sinjai, Andi Jusman, hadir langsung memberikan dukungan penuh pada acara penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-44 Tingkat Kabupaten Sinjai yang dipusatkan di Lapangan Bacikoro, Desa Saotengnga, Kecamatan Sinjai Tengah, Sabtu (14/02/2026).

Kehadiran sosok nomor satu di parlemen Sinjai ini menjadi simbol dukungan legislatif terhadap penguatan nilai-nilai religius di Bumi Panrita Kitta.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup secara resmi oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setdakab Sinjai, A. Irwansyahrani Yusuf, yang mewakili Bupati Sinjai. Turut mendampingi Ketua DPRD dalam kegiatan tersebut adalah Wakil Ketua II DPRD Sabir, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag Sinjai, serta para tokoh agama dan pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam.

Dalam sambutan pemerintah daerah, A. Irwansyahrani Yusuf menyampaikan apresiasi tinggi kepada LPTQ, dewan hakim, hingga para orang tua yang telah menyokong penuh jalannya kegiatan.

Ia menekankan bahwa para pemenang harus terus mengasah kemampuan untuk mewakili Kabupaten Sinjai di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, sementara bagi yang belum beruntung, momen ini diharapkan menjadi motivasi besar untuk terus belajar. Lebih dari sekadar lomba, MTQ dinilai sebagai sarana transformasi nilai Al-Qur’an ke dalam kehidupan sosial.

Menanggapi suksesnya penyelenggaraan ini, Ketua DPRD Sinjai Andi Jusman memberikan catatan mendalam bagi seluruh peserta dan masyarakat yang hadir. Beliau secara khusus menyampaikan selamat kepada para juara dan menitipkan pesan moral yang kuat agar prestasi ini tidak berhenti di podium saja.

“MTQ bukanlah sekadar perlombaan mencari yang terbaik, melainkan upaya konkret kita mengamalkan nilai-nilai luhur Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Andi Jusman saat memberikan keterangan secara terpisah.

Pernyataan Andi Jusman ini menegaskan komitmennya bahwa syiar Islam melalui MTQ harus berbanding lurus dengan perubahan perilaku masyarakat ke arah yang lebih baik.

Bagi beliau, Al-Qur’an harus menjadi napas dalam sendi-sendi kehidupan di Sinjai, sehingga keberhasilan sejati dari kompetisi ini adalah munculnya generasi yang berakhlak mulia dan memegang teguh pedoman suci. (Ads)

You may also like