Elim Tyu Samba Dorong Generasi Muda Aktif Lewat Tunas 3 TIDAR di Blitar

by Ardin
0 comments

Beritabersatu.com, Blitar – Tunas Indonesia Raya (TIDAR) menggelar kegiatan kaderisasi Tunas 3 di Hotel Puri Perdana, Kota Blitar, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) TIDAR Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, jajaran pengurus PP TIDAR, Pengurus Daerah TIDAR Jawa Timur, serta perwakilan Pengurus Cabang TIDAR se-Jawa Timur.

Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba, yang juga merupakan anggota PP TIDAR sekaligus Dewan Pembina PC TIDAR Kota Blitar, menegaskan bahwa kaderisasi Tunas 3 menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan.

Menurut Elim, pelaksanaan kaderisasi Tunas 2 dan Tunas 3 di Kota Blitar diharapkan mampu melahirkan kader-kader muda berkualitas. TIDAR sebagai organisasi sayap Partai Gerindra memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang siap berkiprah di dunia politik.

“Melalui kaderisasi ini, TIDAR diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul dan siap berkontribusi dalam perpolitikan bangsa,” ujar Elim, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan kaderisasi tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai daerah. Sejumlah anggota DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Timur, hingga DPRD kabupaten dan kota turut hadir dalam agenda tersebut.

Sebagai tuan rumah, Elim menekankan pentingnya peran aktif generasi muda dalam proses perubahan di daerah maupun di tingkat nasional. Ia menilai, generasi muda harus terlibat langsung dalam pembangunan dan tidak hanya menjadi penonton.

“Kami berharap generasi muda ikut mengambil peran dalam mendorong perubahan, baik di daerah masing-masing maupun untuk Indonesia secara keseluruhan,” katanya.

Elim menambahkan, perubahan tidak dapat terwujud tanpa keterlibatan aktif generasi muda, terutama dalam mendorong pembaruan regulasi dan dinamika politik.

“Perubahan tidak bisa dilakukan hanya dengan berpangku tangan. Generasi muda harus terlibat langsung dalam perubahan regulasi dan perpolitikan, baik di daerah maupun nasional,” tegasnya.

Ia juga menilai kaderisasi TIDAR menjadi sarana pembelajaran dan pembentukan karakter kepemimpinan bagi anak muda. Melalui proses tersebut, para kader diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah asalnya masing-masing.

Di akhir pernyataannya, Elim mengaku menaruh harapan besar terhadap lahirnya pemimpin-pemimpin muda dari Tunas Indonesia Raya, khususnya dari Jawa Timur. (Zan)

You may also like