PEMALANG,BB–Seorang Anggota DPRD Kabupaten Pemalang menuai sorotan publik yang tengah asyik memainkan ponsel saat berlangsungnya rapat audiensi para pedagang kaki lima (PKL) korban musibah kebakaran Pasar Pagi Pemalang.
Aksi tersebut, terekam dalam video saat berlangsungnya audiensi di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung DPRD Kabupaten Pemalang, Senin (12/1/2026).
Diketahui, Anggota DPRD tersebut bernama Mahbub Djunaidi salah satu Anggota Komisi C dari Fraksi PPP. Dalam pantauan beritabersatu.com, Mahbub Djunaidi terlihat sedang asyik scroll handphone dan tampak fokus pada layar saat berlangsungnya audensi dengan para pedagang kaki lima (PKL).
Prilaku Mahbub ini menuai kritik luas dari masyarakat dinilai tidak etis sebagai wakil rakyat. Salah satunya dari aktivis Gerakan Mahasiswa Pemalang Raya (GEMPAR), Faddil.
Aktivis GEMPAR ini menilai perilaku seperti itu menunjukkan anggota dewan tidak serius menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.
“Bisa dipastikan kalau orang rapat tapi bisa megang handphone dan segala macam itu tidak serius,” ujar Faddil (Koordinator Gempar) saat dihubungi, Senin (12/1/2026).
Padahal menurut Fadil, sebagai perwakilan masyarakat, anggota DPRD seharusnya serius menyimak dan memperjuangkan hak-hak rakyat.
Faddil mendorong agar Badan Kehormatan (BK) DPRD Pemalang segera memanggil Mahbub Djunaidi untuk dimintai klarifikasi.
Selain itu, Faddil menyarankan agar dibuat aturan yang melarang penggunaan ponsel saat rapat atau sidang berlangsung.
“BK harus memanggil, harus memberikan sanksi, entah itu teguran. Ini harus menjadi kesatuan mereka yang betul-betul wakil rakyat,” ujarnya.
Hingga berita ini turunkan, yang bersangkutan belum memberikan klarifikasi.(*)