Dorong Kesejahteraan Petani Kota Blitar, Mbak Elim Serahkan Bantuan Alsintan dari Kementan RI

by Syamsuddin
0 comments

Beritabersatu.com, Blitar – Pemerintah Kota Blitar menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia berupa combine harvester yang kemudian disalurkan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Makmur Mandiri di Kecamatan Sukorejo.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, dalam kegiatan yang berlangsung di Jalan Batanghari No. 1 Dimoro, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Senin (12/1/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Blitar yang akrab disapa Mbak Elim menyampaikan bahwa combine harvester tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat yang hari ini secara resmi diluncurkan dan diserahkan kepada kelompok tani penerima.

“Bantuan ini berasal dari Kementerian Pertanian dan hari ini kita resmikan penyerahannya kepada Gapoktan Makmur Mandiri,” kata Mbak Elim.

Diketahui, usulan bantuan alsintan tersebut telah Elim ajukan sekitar dua bulan lalu melalui Wakil Menteri Pertanian. Pemkot Blitar sebelumnya mengajukan permohonan bantuan untuk tiga gapoktan yang berada di tiga kecamatan berbeda. Namun, karena keterbatasan kuota alsintan di tingkat pusat, bantuan yang dapat direalisasikan baru satu unit.

“Awalnya kami mengajukan untuk tiga gapoktan. Namun karena ketersediaan alat dari pusat terbatas, baru satu yang bisa dipenuhi, dan saat ini diterima oleh Gapoktan di Sukorejo,” ungkapnya.

Mbak Elim berharap, kehadiran combine harvester tersebut mampu membantu petani dalam proses panen sehingga lebih efisien, menekan biaya produksi, serta meningkatkan hasil pertanian.

Menurutnya, meskipun Kota Blitar memiliki luas lahan pertanian yang relatif terbatas, pemerintah daerah tetap berkomitmen memberikan dukungan kepada sektor pertanian sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional.

“Walaupun lahan pertanian di Kota Blitar tidak luas, petani tetap menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan. Ketahanan pangan adalah prioritas nasional dan menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Ia menambahkan, bantuan alsintan tersebut diberikan tanpa biaya alias gratis. Oleh sebab itu, pihaknya berpesan agar alat yang diterima dapat dimanfaatkan sesuai peruntukan, dijaga, dan dirawat dengan baik.

“Ini bantuan gratis dari pemerintah pusat. Saya berharap alat ini digunakan secara maksimal, dirawat dengan baik, dan tidak disalahgunakan. Mari kita jaga bersama karena bantuan ini diperoleh melalui proses dan perjuangan,” pungkasnya. (Zan)

You may also like