PEMALANG,BB – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro melakukan rotasi besar-besaran terhadap 314 pejabat jabatan pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrasi di Lingkungan Pemkab Pemalang di Pendopo Kabupaten setempat, Jum’at (2/1/2026).
Dari ratusan pejabat yang dilantik terbagi dari 27 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Jabatan Administrasi 264 pejabat dan Kepala Puskesmas 23 pejabat.
Bupati Anom Widiyantoro menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang Nomor 4 Tahun 2025.
Peraturan tersebut telah ditetapkan dan diundangkan setelah melalui pembahasan bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Pemalang.
Anom Widiyantoro menjelaskan bahwa tujuan kebijakan ini agar struktur kelembagaan pemerintah daerah selaras dengan regulasi nasional yang berkembang.
Penataan tersebut diharapkan meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya serta efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.
Menurut Anom, perubahan organisasi mencerminkan arah kebijakan tata kelola pemerintahan modern yang berbasis data dan hasil. Birokrasi dituntut adaptif terhadap teknologi serta mengedepankan integritas dan kepentingan publik secara berkelanjutan.
Anom Widiyantoro menegaskan pelantikan dilaksanakan untuk menjamin kesinambungan tugas pemerintahan dan percepatan implementasi struktur organisasi baru.
“Seluruh perangkat daerah wajib segera menyesuaikan dokumen perencanaan, tata kelola program dan kegiatan serta pola koordinasi lintas sektor,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Pemalang menerapkan konsep perubahan birokrasi SOUL yang merupakan akronim dari Speed, Organize, Universal, dan Linkage. Konsep tersebut menekankan kecepatan bertanggung jawab, keterpaduan kerja, pelayanan merata, serta kolaborasi lintas lembaga demi kepentingan masyarakat.
Berikut beberapa daftar rotasi di JPT Pratama :
1. Tutuko Raharjo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
2. Supa’at, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga.
3. Endro Johan Kusuma, Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
4. Edy Susilo Temu Raharjo, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
5. Dian Ika Siswati, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
6. Yulies Nuraya, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
7. Mu’minun, Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
8. Ahmady Stiawan Widatmojo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
9. Khaeron, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
10. Fera Djoko Susanto, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.(*)