Pecah Kaca Mobil Pakai Batu Runcing, Maling Ini Berakhir Kakinya Jebol

MAKASSAR, BB — Sofyan alias Pian (34) yang merupakan residivis dalam tindak pidana pencurian, setelah dua bulan irup udara bebas. Kini berjalan tertatih dan kembali ke bui sel tahanan lantaran berulah lagi melakukan pencurian.

Aparat Mapolsek Panakkukang terpaksa melumpuhkan kakinya saat digiring dalam pengembangan penunjukan barang bukti serta penadahnya. Namun Pian ditengah perjalanan memberontak dengan cara mendorong anggota kepolisian, sehingga lepas dari kawalan.

Upaya persuasif dilakukan petugas kepolisian dengan melepaskan tiga kali tembakan ke udara agar Pian diminta berhenti berlari. Namun tidak digubris, dengan terpaksa petugas kepolisian mengarahkan moncong pistolnya secara terukur, tiga peluru meluncur menerjang kaki Pian seketika Pian jatuh tersungkur.

Petugas kepolisian melihat warga Jalan Kumala 2 itu tak berkutik lagi, selanjutnya mengevakuasinya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis.

Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap yang dikonfirmasi mengatakan, seorang tersangka dalam laporan polisi korbannya LP / 67 / K / 2019 /Restabes Makassar/ Sek Panakukkang yang terjadi pada tanggal 2 Februari 2019 sekitar pukul 14.00 lalu telah dilumpuhkan pada hari Minggu (10/2/2019)

“Kami menggiring tersangka dalam pengembangan lokasi aksinya. Namun saat dilokasi tersangka mendorong salah seorang anggota sehingga memanfaatkan situasi itu mencoba melarikan diri dengan terpaksa dilumpuhkan setelah tiga kali kami lepaskan tembakan ke udara. Namun tersangka mengabaikannya, selanjutnya mengevakuasinya ke Rumah Sakit Bhyangkara.

Sebelumnya korban bernama Masjidin mengadukan laporan. Dalam laporannya menyebutkan bahwa barang miliknya berupa tiga unit gawai berserta surat-surat penting miliknya beralamat di Pampang 2 raib digondol maling, pelaku diduga mengambil barang milik korban setelah memecah kaca mobil korban yang di parkir di Jalan Dirgantara.

“Laporan korban di tindak lanjuti Tim Resmob melakukan penyelidikan. Hasilnya pelaku teridentifikasi serta keberadaannya terlacak tengah berada di Wisma Benhil. Disana Tim Resmob yang di pimpin Panit II Reksrim Ipda Hariyanto Siga menyergap tersangka saat asyik menonton tv,” kata Ananda, Selasa (12/2/2019)

Menurut tersangka jika dirinya yang telah melakukan pencurian di sertai pengrusakan dengan modus pecah kaca mobil di Jalan Dirgantara.

“Tersangka mengaku memecahkan kaca mobil korban dengan menggunakan batu kecil yang runcing, setelah kaca mobil korban pecah, tersangka mendorong kaca yang telah retak lalu menggasak barang milik korban berupa emas sebanyak 20 gram serta hp merk i phone selanjutnya barang dijarah itu berupa emas dijual ke dua orang penadahnya bernama Abd. Malik (70) warga Jalan Banta-bantaeng dan H. Bahar Gomi(68) warga Jalan Tinumbu. Namun hp dan surat-surat penting milk korban dibuang disebuah kanal Pampang,” ungkap tersangka yang dikutip Kapolsek.

Dua penadahnya itu kata Ananda dilajukan penangkapan dirumahnya masing-masing, “Kedua penadahnya Abd. Malik dan H. Bahar Gomi diamankan. Dari hasil pengembangan diamankan barang bukti berupa satu unit motor Mio Sporty warna hijau yang di gunakan saat beraksi, dua unit hp, satu buah cincin, satu buah tas samping, uang tunai hasil penjualan emas seniali Rp 2,2 juta,” ungkap Ananda

Sementara dari hasil introgasi kedua penadahnya sambung Kapolsek. Tersangka Abd. Malik mengakui bahwa benar telah membeli emas berupa gelang dengan berat 3, 40 gram dari tersangka dengan harga Rp 900 ribu.

“Kedua tersangka penadahnya mengaku bahwa telah membeli emas seberat 3,40 gram dari tersangka seharga Rp 900 ribu lalu tersangka Abd. Malik menjual kembali kepada pembeli yang tidak dikenalnya seharga Rp 1.050.000. Sementara penadahnya satunya lagi yakni H. Bahar juga mengaku membeli emas yang dijarah tersangka seberat 300 gram. Ia juga menjualnya ke pembeli yang tidak dikenalinya seharga Rp 1,2 juta,” jelas Ananda lagi.

Selain itu sambung Ananda, tersangka juga telah mekakukan pencurian di sebuah kos-kosan di Jalan Pampang. Disana tersangka menjarah 3 unit gawai serta surat-surat penting aksinya pada bulan Januari 2019.

Penulis : Irfan NK
Editor : Arjuna Sakti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here