Haeril Sebut Janji Caleg Bukan Lagi Fiksi Tapi Fiktif

MAKASSAR, BB — Pesta Demokrasi Pemilihan Peresiden dan wakil Presiden serta Pemilihan Legislatif, yang akan digelar April 2019, semakin mendekat. Pertarungan Calon Anggota DPRD untuk merebut simpati masyarakat semakin ambisius dan sedikit gila, kenapa begitu?

Menurut Haeril yang juga aktivis HIPPMAS Sinjai, jika kebanyakan caleg saat ini tidak memahami tupoksi anggota DPRD sehingga seenaknya saja mengumbar janji dan itu dinilainya sebagai sesuatu hal yang fiktif.

Dikatakan Haeril, mengutip dari perkataan Bang Rocky Gerung tentang fiksi dan fiktif, dua kata yang mirip namun berbeda makna. Banyak caleg berjanji akan mengubah kehidupan Masyarakat hanya dalam 1 sampai 2 tahun ketika terpilih, hah? Sulap? Metode apa yang anda gunakan? Ini bukan negeri dongeng tapi sadar, ini adalah Indonesia .

“Caleg itu sebaiknya memiliki pola manajemen yang baik dan sudah dipersiapkan jauh hari sebelum pemilu, karena sekarang terkesan banyak diantara mereka hanya memenuhi kuota Partai, akhirnya pemilu melahirkan politikus-politikus prematur, ketika mereka duduk di DPRD dan menerima aspirasi apa yang terjadi? Faktanya kebanyakan baper dan minim solusi,” ungkapnya, minggu (10/2/2019)

Olehnya itu, kata Dia, Masyarakat sekarang harus jeli melihat calon perwakilan mereka diparlemen, jangan karena persoalan perut, identitas tergadai 5 tahun kedepannya. Pilih calon legislatif yang benar pantas, misalnya saja jenjang pengkaderan organisasinya, pendidikannya serta jiwa sosial mereka.

“Begitupun dengan caleg, berbagai macam metode bisa anda gunakan meraih simpati masyarakat, namun jadilah caleg yang memberikan pendidikan politik sehingga tidak mencederai sistem demokrasi bangsa ini,” tandasnya. (Cr)

Editor : Muh. Asdar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here