PAREPARE — Pasca keputusan kontroversi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare, yang membatalkan pencalonan Paslon nomor urut 1, masyarakat pendukung dan simpatisan Taufan-Pangerang merasa prihatin.
Mereka terkejut dengan keputusan penyelenggara yang santer dikabarkan ada hal yang subyektif.
Meski begitu, mayoritas masyarakat Parepare justru makin simpatik terhadap Paslon nomor satu. Kharisma Taufan Pawe di mata masyarakat seakan tidak luntur.
Hal itu terlihat saat tim Taufan-Pangerang menggelar zikir dan dan doa bersama di rumah pemenangan TP, Jalan Bau Massepe, Jumat hingga Sabtu malam.
“Masyarakat pendukung dan simpatisan berkumpul untuk mendoakan Pak Taufan Pawe agar tegar menghadapi masalah ini. Kami yakin kebenaran yang hakiki pasti terungkap. Kita dalam perjuangan melawan penzaliman ini,” ungkap Ketua Tim Pemenangan TP-Pangerang, Kaharuddin Kadir.
Kaharuddin mengungkapkan, Paslonnya kini tengah melakukan gugatan ke lembaga Mahkama Agung (MA) di Jakarta.
“Ya, kami gugat keputusan politik itu secara hukum di MA. Kita punya hak melakukan gugatan demi mengungkapkan kebenaran atas tuduhan yang tidak memiliki dasar kuat itu. Keputusan KPU belum final,” tegaa Ketua DPRD Parepare ini.
Kaharuddin pun menyampaikan pesan Taufan Pawe untuk para simpatisan dan pendukungnya agar tidak melakukan tindakan tindakan anarkis sebagai bentuk kekecewaan akan keputusan penyelenggara (KPU).
“Sebelum berangkat ke Jakarta, beliau (TP) berpesan agar masyarakat pendukung tenang dan jangan berbuat hal anarkis. Beliau hanya menitip agar terus berdoa untuk kebaikan, diberi kekuatan menghadapi ujian ini,” ungkap Kaharuddin.
Ikbal, salah seorang warga Parepare mengaku sangat tidak percaya dengan keputusan KPU itu. Dia menilai ada kejahatan dan penzaliman luar biasa terhadap Taufan Pawe-Pangerang Rahim.
“Saya yakin bukan hanya saya yang merasakan ada aroma kejahatan politik penzaliman terhadap pak TP. Masyarakat Parepare pasti merasakan hal serupa,” bebernya.
Warga lain, Milawati mengaku justru makin simpatik terhadap sosok seorang Taufan Pawe. Taufan di matanya adalah pemimpin yang rela berkorban demi rakyat.
“Kasus yang dilaporkan hanya karena Pemerintahan Taufan Pawe berusaha untuk secepatnya memenuhi kebutuhan perut masyarakat. Kami sadar ini ada penzaliman dari kelompok yang ambisi kekuasaan. Yakin, tidak ada lagi lahir pemimpin amanah seperti pak Taufan Pawe, tapi kok malah berusaha dijatuhkan,” tutur Milawati.
Sementara itu, Taufan Pawe sendiri berharap masyarakat Parepare terutama pendukungnya tidak patah arang.
Menurut praktisi hukum bergelar doktor itu, ada kejahatan terorganisir menimpanya.
“Dengan doa dan ikhtiar kita semua, Insya Allah mampu melewati masalah ini. Demi nasib dan kemaslahatan orang banyak mari kita berjuang. Yakinlah kita ini sedang berjihad untuk menegakkan nilai keadilan,” ungkap Taufan Pawe.
Taufan Pawe juga berharap masyarakat Parepare bersabar.
“Tidak apa-apa, kita hadapi. Saya yakin masyarakat Parepare cerdas dan bijak, cepat memahami mana yang melanggar dan tidak,” tambah Ketua DPD II Partai Golkar Parepare ini. (Udin)
Editor : Muh. Asdar