PAREPARE — Maraknya jajanan yang diduga mengandung zat berbahaya maupun yang tidak menyehatkan.
Kepala Dinas Pendidikan Parepare mengimbau seluruh Kepala Sekolah di wilayahnya, khususnya untuk tingkatan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) agar memperketat pengawasan jajan yang masuk di lingkungan serta di wilayah sekolah.
Jajanan yang masuk di Lingkungan sekolah wajib sehat. “Kami himbau seluruh kepala sekolah untuk mengawasi jajanan peserta didik, baik yang ada di dalam pekarangan sekolah maupun dilingkungan sekitar,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare H Kadarusman Mangurusi saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (02/02/2018).
Dia menyampaikan, dikhawatirkan jika terdapat jajanan yang mengandung zat-zat berbahaya maupun adiktif (mengandung Narkoba). Masalah narkoba memang sudah mengglobal. Bukan hanya dilingkungan dan didunia Pendidikan saja, tetapi seluruh jajaran dan instansi sudah terindikasi dengan narkoba.
Jadi, langkah dan upayah yang dilakukan untuk melindungi peserta didik agar tidak terpengaruh, apalagi sampai menggunakan narkoba. “Kita imbau kepala sekolah, untuk mengawasi jajanan peserta didik, jangan sampai itu ada yang mengandung narkoba,” katanya.
Menurutnya, masalah narkoba ini, bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi perlu dan butuh kerja sama dengan orang tua siswa. “Tentu peran orang tua di lingkungannya sangat penting untuk selalu mengontrol baik pergaulan dan perilaku anaknya,” jelasnya.
Dengan demikian, pihaknya akan meminta kepada Kepala Sekolah untuk mengatur dan menjadwalkan, setidaknya ada pertemuan dengan orang tua siswa dan guru setiap semester sebagai evaluasi,” Pungkasnya. (Udin)
Editor : Supardi