SINJAI — Tiga partai bakal menjadi koalisi H.Takyuddin Masse untuk merebut kursi pada pesta perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Bupati),di Kabupaten Sinjai yang akan digelar pada 2018 mendatang.Hal itu diketahui saat Takyuddin Masse mendaftarkan dirinya di tiga partai tersebut yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Jumat (5/5).
Uasi mendaftar, Takyuddin Masse di Posko Kemenangannya di Jalan Jenderal Sudirman ia menyampaikan kesiapannya jika dirinya optimis untuk maju pada Pilkada Sinjai 2018 mendatang, kendati demikian mendaftarkan dirinya untuk maraih dukungan pada tiga partai di Kabupaten Sinjai.
Takyuddin menuturkan,dirinya selaku putra Daerah Kabupaten Sinjai tentu akan mendapat dukungan oleh masyarakat Sinjai,”Saya ada disini karena ada kepedulian,apalagi saya adalah orang Sinjai Selatan,untuk itu saya berharap untuk mendapat dukungan oleh masyarakat Sinjai,”tutur Takyuddin
Kabupaten Sinjai kata dia, Kabupaten yang memiliki potensi, Namun menurut dia, tidak diperhatikan salah satunya terhadap petani yang punya hak untuk disejahterakan, “Sinjai ini punya potensi cukup luar biasa.Tapi tidak diperhatikan seperti salah satunya pada Petani kita yang semestinya mereka disejahterakan,” paparnya.
Sebelumnya Takyuddin bersama rombongannya menuju Kantor DPC tiga partai tersebut,dengan menggunakan mobil mewah bersama rombongannya. Tujuh mobil mewah itu jenis Alphard dan mobil mewah lainnya, selain tujuh mobil mewah yang melakukan pengawalan, ratusan simpatisannya pun mengawal Takyuddin.
Sekedar diketahui jika Takyuddin merupakan anggota DPRD Sidrap tiga priode yang lahir dan besar di Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan, Partai Takyuddin yang mengantarnya hingga duduk dilegislator adalah partai besutan Prabowo Subianto yakni Partai Gerindra
Ratusan simpatisan yang melakukan pengawalan mengantar Saudara Bupati Sidrap itu, memadati Jalan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman yang mengakibatkan kemacetan, lantaran tidak tertib saat berlalulintas warga mengetik arak arakan yang dilakukan simpatisan terhadap pengendara lain yang hendak melintas.
Salah seorang pengguna jalan bernama Maskur, mengaku kecewa dengan simpatisan yang ugal ugalan di Jalan saat mengantar Balon Bupati mengaku kecewa ia mengatakan, Balon Bupati semestinya mengajak beretika simpatisannya sebelum berangkat, agar masyarakat bisa menilai dengan baik saat menggunakan jalan.
“Kalau saya secara pribadi kecewa dengan simpatisan oleh Balon Bupati Takyuddin. Bukan berarti saya berbicara karena saya punya dukungan terhadap Balon lain. Tapi mengamati perihal itu tentu saya juga selaku pengguna jalan perlu dihargai, apa sih salahnya kalau tertib dan memberikan pengguna jalan lain untuk bisa melintas. Justru etika yang dinilai kecil justru bisa berdampak fatal, sebaliknya jika tertib lalu Tebar pesona senyum, Nah itu bisa meraih empati masyarakat,” kata Maskur
Menurut Maskur Leadership seorang Pemimpin harus menjadi contoh bila perlu Pemimpin itu memperlihatkan contoh yang baik terhadap pengikutnya, “Saya mohon maaf bukan berarti saya menilai Balon Takyuddin bukan pemimpin yang baik, Namun mungkin ia hanya berharap terhadap orang yang diamanahkannya, atau sebelum ia jalan bersama rombongannya lupa menyampaikan perihal itu, Bayangkan saja sampai ditengah jalan simpatisan itu foto – foto wefie kan buka tempatnya. Ini sekedar masukan kami selaku warga,”tandasnya(*)
(Redaksi)